Kepsek SDN Banjarwaru 01 Keluhkan Kualitas Material Bangunan yang Buruk

©Transbogor.co/Erick Prayoga.
Pembangunan kelas SDN Banjarwaru 01 banyak menggunakan material bangunan yang dibawah standar.

Transbogor.co-Kepala Sekolah SDN Banjarwaru 01, Sugiyono mengeluh terkait buruknya barang material untuk pembangunan sekolah. Untuk itu, pihak telah menegur pihak pemborong yang mengerjakannya.

“Kami sudah menegurnya, terus terang  kami tidak mau kualitas bangunan jadi jelek gara-gara materialnya tidak berkualitas. Kami kuatir, usia bangunannya tak bertahan lama,”ujarnya kepada Transbogor.co, Kamis siang (20/08/2015).

Bangunan itu, lanjutnya, akan digunakan oleh para siswa yang sudah lama mendambakan ruang kelas baru. “Jadi kualitasnya harus maksimal, paling tidak usia bangunannya lama," imbuhnya lagi.

Hal yang sama juga dikatakan salah seorang guru, Wawan. Ia tak mengetahui tentang masalah pembangunan. Namun, setidaknya pihak sekolah ingin kualitas bangunan bagus.

”Yang tahu masalah bangunan kan pemborong. Terkait teguran memang pihak sekolah pernah menegur,” ungkapnya.

Tudingan terkait penggunaan bahan material yang di bawah standar disangkal oleh pemborong. Heru, mandor proyek, berkilah, penggunaan bahan material memang sudah sesuai standar.

”Kami tidak berani kalau memang menggunakan bahan material yang jelek. Contoh saja untuk masalah semen, kita pasti menggunakan semen yang memang memilki Standar Nasional Indonesia (SNI),” kilahnya.

Lebih lanjut ia juga mengakui, pasir merah memang digunakan untuk pemasangan bata. “Saya rasa kualitas pasir merah juga bagus, makanya kami pakai untuk pasang bata,” dalihnya.

Reporter : Erick Prayoga.

Editor : Dimas Fery

.