Praveen Jordan Berharap Tampil di Olimpiade

  Pebulu tangkis Ganda Campuran Vita Marissa (kiri) dan Praveen Jordan (kanan) menerima apresiasi prestasi atlet sepanjang 2013 sebagai Atlet PB Djarum paling berprestasi dan Atlet Ganda Campuran rangking 7 dunia dari Perkumpulan Bulu Tangkis (PB) Djarum di Jakarta, Selasa (21/1). Penghargaan para atlet berprestasi tersebut berupa uang dengan nilai total Rp.648.920.000,00. ANTARA FOTO

Jakarta, Trans Bogor

Pemain ganda campuran Praveen Jordan mengimpikan bisa tampil di Olimpiade 2016 di Brasil seiring dengan masuknya pemain binaan Perkumpulan Bulu Tangkis (PB) Djarum ini ke pelatnas Cipayung 2014.
Keinginan pria yang selama ini berpasangan dengan pemain Vita Marissa untuk tampil di kejuaraan empat tahunan ini bukan tanpa alasan karena prestasinya terus mengalami peningkatan selama memperkuat PB Djarum.
"Gak nyangka bisa masuk Cipayung. Ini adalah pijakan saya untuk meraih impian yaitu tampil di Olimpiade," kata Praveen Jordan di sela pemberian penghargaan atlet terbaik PB Djarum 2013 di Jakarta, Selasa (21/1) lalu.
Selama memperkuat PB Djarum dan berpasangan dengan Vita Marissa, pria kelahiran Bontang ini banyak membukukan prestasi mulai juara Indonesia Open Grand Prix Gold, Malaysia Open Grand Prix Gold dan New Zealand Open Grand Prix Open.
Dengan kesuksesan yang diraih selam setahun terakhir, pasangan Praveen Jordan/Vita Marissa ini sukses menduduki rangking tujuh dunia.
Menurut dia, dengan masuk ke pelatnas Cipayung maka peluang untuk meraih impiannya sangat terbuka. Meski berbeda pasangan yaitu Debby Susanto, pihaknya mengaku akan terus berusaha menunjukkan kemampuan terbaik agar terpilih untuk mewakili Indonesia.
"Olimpiade itu lebih punya makna sendiri. Jika All England setiap tahun digelar dan pemenangnya hampir selalu berbeda. Jika Olimpiade harus menunggu empat tahun," katanya menambahkan.
Dengan masuknya atlet 21 tahun ini ke pelatnas Cipayung, maka jumlah ganda campuran yang dimiliki Indonesia cukup banyak. Selain itu ada pasangan yang selama ini banyak mengharumkan nama Indonesia yaitu Tontowi Ahmad dan Liliana Natsir.
Harapan untuk lebih berprestasi juga disampaikan oleh Direktur Bhakti Olahraga Djarum Foundation, Yoppie Rosimin. Menurut dia, dengan masuk pelatnas diharapkan bisa lebih mengembangkan kemampuan yang dimiliki.
 "Atlet harus bisa lebih maju lagi. Ini adalah kesempatan untuk menjadi yang lebih baik," katanya.
Praveen Jordan dan Vita Marissa selain mampu menduduki rangking tujuh dunia juga dinobatkan sebagai atlet terbaik PB Djarum 2013. Selain berhak mendapatkan hadiah Rp25 juta, pasangan tersukses tahun lalu ini juga berhak mendapatkan bonus Rp400 juta.(bgj/ant)
    

 

.