RA Sang Mucikari akan Beberkan Pejabat yang Pakai Kliennya

©beritaenam.com
Robbie Abbas (RA), bos muncikari, meminta perlindungan ke Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK).

Transbogor.co- Robbie Abbas (RA), bos muncikari, meminta perlindungan ke Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK). "Kebanyakan kliennya adalah pejabat. Dia khawatir keselamatannya terancam," kata Pieter Ell, pengacara Robbie, di kantor LPSK, Jalan Proklamasi, Jakarta Pusat, Kamis, 20 Agustus 2015.

Pieter mengatakan, perlindungan ini terkait dengan kesaksian yang akan diungkapkan kliennya selama proses persidangan. Menurutnya, RA syok dengan persidangan yang berlangsung Rabu, 19 Agustus 2015.

Dia tak menyangka harus membeberkan nama-nama klien yang akan menjadi saksi persidangannya. Karena itu, agar tak ragu mengungkap semua saksinya, Pieter berinisiatif datang ke LPSK. "Feeling hukum saya mengatakan dia terganggu secara psikologis dengan agenda pemeriksaan saksi," kata dia.

Wakil Ketua LPSK Edwin Partogi mengatakan, pihaknya akan mempelajari pengajuan permohonan RA. Alasannya, RA sebagai tersangka yang sudah ada di dalam penjara. "RA bukan saksi atau korban, dan tidak diajukan sebagai justice collabolator," katanya.

Terkait dengan bentuk perlindungan yang akan diberikan, Edwin juga mengatakan akan mengkaji kasus RA beserta ancaman yang mungkin terjadi kepadanya. Setelah itu, barulah diketahui langkah perlindungan tingkat rendah, sedang, atau tinggi kepada RA.

Pieter mengatakan dirinya sering menerima telepon tak bersuara dari nomor dengan kode area 0411. Selain Pieter, belum ada pihak lain yang menerima ancaman serupa. "Kami melakukan ini sebagai tindakan preventif untuk melindungi RA dan keluarga," kata Pieter

Sumber : tempo.co

.