Bawaslu: Mobil Branding Pasangan Calon Bupati Langgar Aturan KPU

©doknet.
Ilustrasi.

Transbogor.co-Silang pendapat boleh tidaknya branding mobil dilaksanakan tim kampanye pasangan calon bupati dan walikota di Jawa Tengah akhirnya menemui titik temu. Mobil branding tidak diperbolehkan sesuai aturan Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU).

KPU Jawa Tengah dan Bawaslu Jawa Tengah sepakat tetap konsisten menggunakan PKPU Nomor 7 tahun 2015 tentang Kampanye Pemilihan Gubernur, Bupati dan Walikota.

Kesepahaman dan kesimpulan rapat tersebut muncul dalam Rapat Koordinasi Pengawasan Kampanye Pemilihan Bupati dan Walikota Se- Jawa Tengah di Kota Kebumen Kamis (20/8) sampai Jumat (21/8) kemarin.

Rapat koordinasi itu sendiri dihadiri semua pimpinan Bawaslu Jawa Tengah, Ketua KPU Provinsi Jawa Tengah dan Junaedi Komisioner Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Provinsi Jawa Tengah.

Pernyataan itu disampaikan oleh Koordinator Divisi Pencegahan dan Hubungan Antar Lembaga Bawaslu Jawa Tengah Teguh Purnomo Sabtu (22/8) kepada wartawan di Kantor Bawaslu Jateng Jalan Atmodirono, Kota Semarang, Jawa Tengah.

"Sesuai dengan pasal 26 PKPU Nomor 7 tahun 2015, bahan kampanye yang bisa dibuat oleh pasangan calon atau tim hanya terdiri dari kaos, topi, mug, kalender, kartu nama, pin, nallpoint, paying, stiker paling besar ukuran 10 cm x 5 cm dan semuanya dikonversi dalam bentuk uang maksimal 25 ribu. Branding mobil tidak termasuk salah satu bahan kampanye yang diatur dalam pasal 26 tersebut," pungkasnya.

Sumber : merdeka.com

.