Dihajar Banjir, Petambak Indramayu Rugi Miliaran Rupiah

  foto:Dok

Indramayu, Trans Bogor

Petambak udang Vannamei, lele, ikan bandeng dan gurami di Desa Soge, Kecamatan Kandanghaur, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, mengaku mengalami kerugian miliaran rupiah akibat banjir yang merendam wilayah pantai utara.

Calim, salah seorang petambak di Soge Kecamatan Kandanghaur Indramayu, Senin (20/1) mengatakan, tambak ikan gurami siap panen terkena banjir, sehingga mengalami kerugian sekitar Rp300 juta.

"Kerugian yang dialami para petambak bisa mencapai miliaran rupiah, karena semua kolam terendam banjir, padahal sudah siap panen baik bentuk udang, bandeng, gurami dan lele. Curah hujan tinggi terus mengguyur Kabupaten Indramayu, luapan Sungai Perawan dan Prijat bahkan merendam semua kolam tambak udang dan gurami," keluh Calim.

 Sementara itu Kuryanto petambak yang lain juga mengaku, banjir yang merendam Kabupaten Indramayu telah sangat merugikan para petambak.  Luapan sungai Bugel, Kalimeni, kata dia, membuat semua empang tenggelam dan para petani gagal panen. Padahal permintaan pasar cukup tinggi.

"Rata-rata pemilik tambak mengalami kerugian hingga Rp200 juta, sementara sepanjang Soge dan Kalimenir ratusan hektar empang ludes terendam," katanya sedih. (wid/ant)

.