BI dan Pemkab Garut Tandatangani MoU Klaster Sapi Potong

©rakyatjateng.com
Klaster sapi potong di Kabupaten garut.

Transbogor.co-Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) cabang Jawa Barat, Rosmaya Hadi, bersama Bupati Kabupaten Garut, Rudy Gunawan mengadakan MoU 'Klaster Sapi Potong' untuk meningkatkan produksi sapi lokal khususnya di Kabupaten Garut, dan Provinsi Jawa Barat. Penandatanganan MoU ini berlangsung di Kampung Pataruman, Desa Cijambe, Kecamatan Cikelet, Kabupaten Garut, Selasa (25/8/2015).

"Kami memberikan 4 bantuan yang diharapkan akan semakin meningkatkan produksi ternak bagi kelompok peternak unggulan di Cikelet ini. Bantuan tersebut adalah, kandang komunal, kandang jepit, sarana pengolahan biogas, dan sumur artesis," kata Rosmaya, di lokasi.

Rosmaya mengatakan pihak BI memilih kelompok peternak 'Garu Harapan Jaya' yang memelihara 84 ekor sapi ini, karena menilai kelompok ini bersungguh-sungguh dalam merawat ternak mereka, bahkan bisa hasilkan produksi selain ternak, dari sapi-sapi yang diamanahkan kepada kelompok tersebut.

"Dengan dana yang kami miliki tidak menutup kemungkinan banyak kelompok ternak lain jika memang benar bersungguh-sungguh maka akan diberikan bantuan juga," katanya.

Rosmaya pun mengakui untuk wilayah Jabar sendiri, kebutuhan sapi potong dinilainya sangat tinggi, namun dengan produksi lokal di Jawa Barat baru memenuhi 30 % kebutuhan saja, dari keseluruhan konsumsi Jawa Barat yang mencapai 600.000 ekor sapi per tahun.

"Sedangkan 30 % lainnya adalah sapi yang berasal dari Jawa Tengah, NTT dan wilayah di Indonesia lainnya, sementara 40 % sisanya merupakan sapi impor. Untuk diketahui saja dalam sehari 46 juta penduduk Jawa Barat membutuhkan sehari sebanyak 2500 ekor sapi, sehingga BI pun siap dalam membantu meningkatkan produksi sapi khususnya Jabar ini," ujarnya.

Sumber : pikiranrakyat.com

.