Metland Berikan Konsep Hemat Energy

©net

Transbogor.co- Direktur PT. Metropolitan Land Tbk (Metland), Anhar Sudrajat, meminta kepada masyarakat untuk berhati-hati dalam menggunakan istilah green city ( kota hijau). Konsep green city tidak harus selalu identik dengan  ruang terbuka hijau lebih besar dibandingkan area rumahnya.

“Orang sering salah kaprah dalam menerjemahkan konsep green city. Green selalu diartikan dengan tanaman, padahal tidak seperti itu. Konsep Green City bisa dari efisiensi energy yang dipakai, penghematan cadangan air atau juga penggunaan AC yang tepat,”ujarnya kepada Transbogor.co saat topping of ceremony MMC di Cileungsi.

Pembangunan Metropolitan Mall Cileungsi (MMC), katanya, sudah  menerapkan konsep green city. “Efisiensi energy dan pengolahan limbah sudah lama kami lakukan,”jelasnya. 

Hal senada juga dikemukakan oleh Harris Koentjoro dari Development Design Group (DDG), Perusahaan asal Amerika Serikat yang mendesain MMC. Harris mengemukakan, dalam pengembangan ada yang namanya suistable development.

“Pengembangan dari pembangunan harus sesuai dengan kebutuhan pasar. Itu juga bisa disebut  konsep green, jangan lupakan itu,”ujarnya.

“Jadi saya tekankan sekali lagi, tidak harus green serta merta harus warnanya hijau,”pungkasnya.

 

Reporter : Dimas Ferry

Editor     : Arief Pramana

.