Pencurian Kayu di Pasir Buncir, TNGP Merugi

©Transbogor.co/ Erick

Transbogor.co- Kepala Seksi TPN Wilayah VI Tapos, Acha Sokoy menjelaskan, atas tindak pencurian yang belum lama terjadi di Petak 5 Taman Nasional Gede Pangrango (TNGP), yang masuk kawasan Kampung Batu Karut, Desa Pasir Buncir, Kecamatan Caringin, Kabupaten Bogor, TNGP menderita dua kerugian sekaligus yakni kerugian secara ekonomis dan kerugian secara ekologis.

Acha mengatakan sebesar 17 pohon pinus yang dicuri dikali kisaran harga pohon pinus dengan diameter tersebut, senilai Rp800 ribu per kubik.

“Untuk nilai kerugian ekologis jika dikonversi ke rupiah kurang lebih satu milyar,” ungkapnya kepada Transbogor.co  sabtu ( 29/08/2015)

Acha juga mengatakan, ketujuh belas pohon pinus yang akan dicuri tersebut merupakan pohon yang berusia kurang dari tahun.

“Jadi usia pohon kira-kira sudah 27 tahun,” ucapnya.

Untuk mencegah kejadian serupa, Acha mengungkapkan pihaknya akan terus melakukan sosialisasi untuk membangun kesadaran warga terhadap pentingnya secara bersama-sama menjaga kelestarian alam.

“Kami juga akan terus meningkatkan kualitas komunikasi dan kordinasi dengan beberapa pihak terkait, termasuk polisi dan tni,” pungkas Acha.

Seperti diketahui 10 warga pekalongan yang menjadi pelaku pencurian diamankan warga Kamis (27/8/2015) sebelum kemudian dicokok aparat polsek caringin untuk dilakukan proses penyidikan.

 

Reporter : Erick Prayoga

Editor      : Arief Pramana

.