Mendekati Idul Adha, Harga Sapi Kurban Naik 10 Persen

©net

Transbogor.co- Meskipun beberapa waktu lalu harga daging sapi sempat bergejolak hingga tembus Rp 145 ribu/kg, namun harga sapi kurban sendiri cenderung stabil. Para pedagang sapi kurban di Kota Bogor tidak ikut-ikutan latah dengan menaikan harga sapi.

Reza (20), pedagang sapi kurban di Pasir Kuda, Kota Bogor kepada Transbogor.co, Sabtu (29/08/2015) mengungkapkan bahwa sapi yang akan dikurban adalah sapi local yang hingga saat ini tidak mengalami kenaikan, namun sapi imporlah yang hingga kini mengalami kenaikan.

 "Kemarin itu yang ramai karena sapi impor. Sedangkan sapi lokal stabil dan tidak berpengaruh terhadap kenaikan harga atau dolar " ujarnya.

Namun demikian, ia mengaku dibandingkan tahun lalu, harga sapi ada sedikit kenaikan. Jika tahun lalu harga sapi kurban berkisar antara Rp 55 ribu/kg hidup, tahun ini harganya naik menjadi Rp 58-60 ribu/kg hidup.

"Naik karena permintaan banyak. Jadi bukan latah karena harga sapi kemarin lagi naik," bebernya.

Untuk harga sapi, reza mematok harga  di kisaran Rp 34 juta-Rp 37 juta untuk sapi ukuran 600-650 kg. Ada pun jenis sapi yang ia jual antara lain sapi simatul, limosin, brahman, peranakan ongale (po), dan bali.

"Saya baru sehari disini, sudah laku dua sapi,ada kenaikan sekitar 10 persen" terangnya.

Ia memprediksi, penjualan sapi akan meningkat terutama mendekati hari Idul Adha. Pasalnya, hal itu dipicu mahalnya harga kambing kurban.

"Untunk kambing ukuran sedang harganya sudah berkisar Rp 3 jutaan. Orang lebih baik beli sapi. Patungan 7orang, sudah dapat sapi. Persentase dagingnya pun juga lebih banyak," pungkasnya.

 

Reporter : Dimas Ferry

Editor       : Arief Pramana

.