Ade Azis Rosdiansyah Dikenal Sosok Guru yang Baik Hati

©Transbogor.co/Dimas Fery
Korban dikenal sosok yang baik hati.

Transbogor.co-Duka mendalam dirasakan oleh para santri dan santriwati Mts. Mardaniyah atas kepergian Ade Azis Rosdiansyah yang tewas ditusuk oleh pria tak dikenal. Sehari- hari korban yang merupakan anak kedua dari tiga bersaudara pasangan Marunih dan Aisyah merupakan sosok yang baik hati.

Menurut penuturan para santri yang dijumpai Transbogr.co, Senin sore (31/08/2015), korban selalu memberi salam kepada para santri dan santriwati jika jumpa di kelas maupun di luar kelas,

MTs. Al Mardiyah sendiri baru berdiri setahun yang lalu oleh keluarga besar korban. Bangunannya sendiri masih dua blok. Blok pertama untuk mengajar dan satu blok lagi merupakan tempat para santri yang mondok, termasuk juga korban. Ada satu blok bangunan lagi namun masih dalam tahap pembangunan.  Ini  tampak dari kerangka baja ringan yang masih dalam tahap pegerjaan.  Kemungkinan besar  hendak dibuat mesjid atau aula untuk kegiatan para santri.

Korban sendiri tinggal bersama istrinya dan dua orang anaknya. Korban merupakan lulusan UIN Jakarta jurusan Tarbiyah. Para santri merasa sangat kehilangan atas kepergian korban untuk selama lamanya.

"Kami sangat kehilangan, orangnya sangat baik banget sama para santri" ujar Jalil dengan raut wajah sedih.

Atas meninggalnya korban, untuk sementara aktifitas kegiatan belajar dan mengajar di Mts yang dipimpin almarhum diliburkan sementara.

"Kami tidak tahu, kapan mulai lagi. Soalnya pihak keluarga belum bilang apa apa. Kami tinggal menunggu saja," tandas Jalil.

Menurut informasi, sebelum kejadian korban  di datangi seorang pria dengan mengendarai sepeda motor. Pelaku menggunakan masker dan helm.

"Orang yang datang tiga kali, orangnya itu- itu juga. Orangnya kulitnya putih dan perawakan sedang. Setelah menusuk korban, pelaku langsung kabur," ujar seorang santri yang tak ingin disebutkan namanya.

Sejauh ini belum diketahui motif dari pembunuhan tersebut.

Penulis : Dimas Fery

 
.