Ups!, Harga Emas Anjlok

©ilustrasi.net

Tranbogor.co- Mata uang dolar Amerika Serika (AS) terus berjaya di bursa Asia.  Sebaliknya, harga emas terjun bebas ke posisi terendah dalam lima tahun terakhir menyusul melemahnya inflasi global. Sebagaimana dilansir dari Reuters, kelangkaan data ekonomi membuat bursa Jepang mengawali pekan ini dengan kehati-hatian.

Indeks utama Australia, AXJO adalah salah satunya yang melemah. Sementara indeks MSCI dari saham Asia Pasifik di luar Jepang turun 0,1 persen. Sementara di Eropa, bank-bank Yunani kembali dibuka setelah sebelumnya sempat ditutup selama tiga pekan. Kanselir Jerman, Angela Merkel menyerukan pembicaraan untuk memmpercepat bantuan sehingga Athena bisa juga meningkatkan batas penarikan.

Dengan memudarnya Yunani dari pusat perhatian, pasar difokuskan pada kinerja ekonomi ekonomi AS dan nilai tukar euro yang anjlok ke posisi terendah dalam tujuh minggu di level US$ 1,08.

"Untuk saat ini, dengan kesepakatan pada kartu dan Yunani saat mengikuti tuntutan kreditur, tampaknya pasar dapat bergerak dan fokus pada hal-hal lain. Penguatan data AS dan mengendurnya tekanan pasar global telah mendorong ekspektasi bahwa Fed bisa mulai menormalkan tingkat bunga pada tahun ini," kata analis ANZ.

Di pasar komoditas, harga emas tertekan oleh kombinasi dari penguatan dolar AS dan tidak adanya tekanan inflasi di seluruh dunia. Harga logam mulia XAU menyentuh level terendah baru ke kisaran US$ 1.130,23 per ounce pada Senin yang merupakan kinerja mingguan terburuk sejak Maret pekan lalu. (cnn/reut/eko)

.