Waduk Jatigede Berdiri, 28 Desa Tenggelam

┬ęsindo
TERENDAM : Jatigede Digenangi 31 Agustus, Desa Jemah Paling Pertama Tenggelam

Transbogor.co- Rumor bakal hilangnya 28 desa, bersamaan dengan digenanginya air di Waduk Jatigede di Kabupaten Sumedang mulai santer. Warga yang pernah mendiami dewan tersebut mulai was-was. Pasalnya, jika hunian mereka direlokasi, admisnitrasi desa tersebut dipastikan bakal tinggal nama. Benarkah?

Menanggapi hal itu, Plt Sekda Jabar Iwa Karniwa mengatakan, jika beberapa desa tenggelam, namun bukan berarti akan hilang. Sebab, saat dilakukan pemekaran nanti, nama itu akan kembali digunakan.      

"Sesuai kesepakatan, langkah-langkah pasca pemindahan saya minta bupati untuk menginventarisir masyarakat yang ditempatkan di wilayah sekitar. Jika ada kekurangan, seperti sarana pendidikan, kesehatan dan keagamaan maka itu tinggal diusulkan ke provinsi untuk dianggarkan," ujar Iwa panjang lebar di Gedung Sate, Jalan Diponegoro, Selasa (1/9/2015).

Saat ini, warga yang pindah atau relokasi ke desa lain masih diinventarisir oleh jajaran muspida di Kabupaten Sumedang.

Ledbih lanjut ia mengatakan, saat pembentukan desa baru tersebut memungkinkan penamaan desa menggunakan desa yang ditenggelamkan.

"Itu sih internal mereka nantinya apa mau pakai nama yang lama atau yang baru lagi. Itu tergantung aspirasi mereka," jelasnya.

28 Desa itu kini menunggu waktu tenggelam. Ada banyak kenangan di benak warga. Ada juga harapan. Dalam waktu dekat, waduk yang sudah 50 tahun direncanakan itu akan mengaliri ribuan sawah, menghasilkan 110 MW, dan pengendalian banjir seluas 14.000 hektare. (det/eko)

.