Hari-harikan Kebiasaan Tertawa!

©net
TERTAWA : Beberapa orang yang sulit tertawa, melatih diri tertawa lewat yoga.

Transbogor.co- Jangan pernah ragu tertawa sendiri! Sebab, bukan berarti itu gejala awal gangguan kejiwaan. Karena, tertawa ternyata merupakan bagian dari cermin hidup sehat. Sebab, saat tertawa otot di sekitar wajah tubuh kita meregang, denyut dan tekanan darah meningkat. Dan, kita bernafas lebih cepat, sehingga lebih banyak oksigen yang di salurkan ke setiap jaringan tubuh.

Banyak orang memiliki keyakinan tertawa memiliki dampak yang setara dengan latihan atau olahraga ringan, dan memiliki manfaat sangat baik untuk meningkatkan detak jantung anda.

Menurut penelitian, dibutuhkan 10 menit olahraga menggunakan mesin dayung untuk mencapai tingkat setara dengan tawa hangat selama 1 menit. Dan seorang analis yang lain mengukur kalori yang digunakan saat tertawa menyatakan bahwa 10-15 menit tertawa membakar lebih kurang 50 kalori.

Akan tetapi tentu saja jangan tergesa memutuskan berhenti berolahraga, karena sepotong kecil coklat memiliki kandungan 50 kalori. Jadi olahraga dan tentunya asupan adalah tetap menjadi yang terpenting dalam menjaga kondisi tubuh yang prima.

 

5 Efek Tertawa Bagi Kesehatan

  1. Aliran darah stabil. Hal itu dibuktikan dari analis di sebuah perguruan tinggi di Maryland berkonsentrasi pada dampak pada pembuluh darah ketika seseorang yang menonton komedi atau drama. Seusai pemutaran film, pembuluh darah peserta penelitian yang menonton komedi terlihat tetap dalam kondisi normal. Namun pembuluh darah pada peserta yang menonton film yang penuh ketegangan, membatasi aliran darah.
  2. Respon kekebalan tubuh (imun). Meningkatnya kecemasan terkait dengan respon kekebalan tubuh. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa efek tertawa mampu meningkatkan antibodi dalam tubuh untuk memerangi infeksi, sekaligus juga meningkatkan sel imun.
  3. Kadar gula darah normal. Sebuah penelitian yang melibatkan 19 penderita diabetes dalam rangka untuk mempelajari pengaruh humor pada perubahan gula darah. Para peserta diberikan makanan yang sama dalam 2 hari berturut-turut, pada hari pertama setelah makan peserta diminta untuk menghadiri seminar yang membosankan, sedangkan pada hari kedua setelah makan para peserta tersebut menyaksikan pertunjukan komedi. Penelitian menunjukan bahwa kadar gula darah seusai menyaksikan pertunjukan komedi lebih rendah daripada seusai mengikuti seminar hari pertama.
  4. Menciptakan relaksasi. Berdasarkan pengakuan Norman Cousin penderita Ankylosing spondylitis yang sangat menyakitkan (bentuk peradangan kronis dari tulang belakang dan sendi-sendi tulang sacroiliac) dalam sebuah buku hariannya yang telah diterbitkan. Ia menyatakan bahwa menonton film komedi membuatnya merasa lebih baik, dan tertawa selama 10 menit membuatnya tidak merasakan sakit selama 2 jam dan dapat tidur dengan baik.
  5. Bekerja layaknya meditasi. Sebuah penelitian di Perguruan tinggi di California, Amerika baru-baru ini mendapati bahwa tertawa dapat mengakibatkan gelombang otak yang mirip dengan gelombang otak pada orang sedang bermeditasi.

Kesimpulannya, saat tertawa seolah otak melakukan latihan. Dampak ini sangat penting karena akan melatih otak untuk mempertimbangkan perasaan subjektif dan pertimbangan yang lebih integratif. (he/ek)

.