Rupiah Tembus Rp14.084 Per Dolar AS

©net
ilustrasi

Transjabar.co- Nilai tukar rupiah tehadap dollar AS pada awal perdagangan di pasar spot Senin (7/9/2015) masih terpuruk pada level psikologis Rp14.084. Informasi data Bloomberg, pukul 11.30 WIB mata uang garuda masih berada di posisi Rp14.084 per dollar AS, dibandingkan penutupan akhir pekan lalu pada 14.172,3. Tercatat pada tanggal 17 Juni 1998, rupiah pernah berada di puncak rekor terlemah pada Rp 16.650 per dollar AS. Awal pekan ini, rupiah masih di bawah tekanan. Posisi cadangan devisa dan sikap investor asing bakal menjadi sentimen bagi pergerakan mata uang garuda.

"Rupiah berpeluang mempertahankan tekanan pelemahannya," sebut riset Samuel Sekuritas Indonesia.

Saat ini, rupiah masih terpuruk karena menguatnya dolar AS di pasar global bersama dengan pelemahan mata uang lain di Asia. Isu perlambatan ekonomi domestik juga memperburuk daya tarik rupiah, terutama setelah angka pertumbuhan kredit diumumkan kembali melambat di Agustus.

Walaupun perlambatan bisa mendukung kestabilan neraca transaksi berjalan, tetapi jika itu juga berarti prospek buruk investasi di IHSG, aliran dana asing yang keluar tetap akan mendorong pelemahan rupiah.

Pelemahan rupiah juga akan mengurangi daya tarik aset lain berdenominasi rupiah. Imbal hasil SUN kembali naik hingga akhir pekan lalu walaupun ekspektasi inflasi global terus turun seiring dengan penurunan harga komoditas. (sr/ek)

.