Kata Ketua DPR, 'Plesiran' ke AS itu Tak Langgar Aturan

©net
Setya Novanto

Transbogor.co- Tidak beda seperti rekannya sesame pimpinan DPR, Fadli Zon. Bila Politisi Gerindra tersebut mengaku aksi plesirannya ke Amerika hadiri kampanye Capres Donald Trump bukan suatu hal yang salah. Maka, tidak beda deangan Ketua DPR Setya Novanto. Jurus ngeles pun disampaikannya.

Kata Ketua DPR, kepergian mereka dan hadir di jumpa pers bersama Donald Trump tidak menyalahi aturan. Tentang laporan ke mahkamah kehormatan dewan, Setya menyebutkan perlu diapresiasi.

"Ini menunjukkan bahwa MKD telah menjalankan tugas, fungsi dan kewenangannya, sebagaimana diamanatkan dalam Peraturan DPR RI Nomor 1 Tahun 2015 dan Nomor 2 Tahun 2015 tentang Kode Etik dan Tata Beracara MKD," kata Setya Novanto dari Amerika Serikat, baru-baru ini.

Dengan adanya laporan tersebut, Setya Novanto mempersilahkan MKD untuk melakukan fungsi, tugas dan wewenangnya, termasuk melakukan penyelidikan atas dugaan pelanggaran tersebut.

"Meski demikian, kami berharap segenap anggota dan Pimpinan MKD bekerja secara profesional tanpa intervensi kepentingan pragmatis dari pihak-pihak tertentu. Karena kami merasa, kehadiran kami dalam Jumpa Pers bersama Donald Trump tersebut tidak melanggar Kode Etik Anggota DPR," tegas politikus Partai Golkar ini.

Menurut dia, MKD memiliki mekanisme tersendiri dalam menilai dan menentukan sebuah perkara. "Selama ini, kami memandang MKD telah bekerja dengan baik dalam menjalankan kewenangannya. Telah banyak anggota DPR yang merasakan efek dari kinerja MKD. Anggota DPR pun merasa terlindungi dan ternaungi oleh keberadaan MKD," ujar wakil rakyat dari daerah pemilihan NTT II itu.

Dia jelaskan, tindak lanjut MKD memerlukan dukungan dari semua pihak. Agar segala tuduhan dan tudingan tidak menyisakan fitnah. "Publik harus memiliki pengetahuan yang utuh tentang dugaan pelanggaran kode etik yang melibatkan kami selaku pimpinan," harapnya. Tindak lanjut MKD ujarnya, juga sangat diperlukan untuk memperjelas posisi dan status kasus yang sebenarnya.

"Apalagi, kami menyandang amanah besar dari seluruh anggota DPR sebagai Pimpinan DPR RI. Sebagai pimpinan lembaga negara, kami mendukung proses dan langkah MKD. Karena langkah tersebut adalah sebagai bentuk penguatan kelembagaan MKD dan secara umum sebagai penguatan kelembagaan DPR RI," katanya. (jp/ek)

.