Tengahi Sengketa Lahan, BPN Lakukan Ukur Ulang

©net
ilustrasi

Transbogor.co- Badan Pertanahan Nasional (BPN) akhirnya turun tangan menengahi sengketa tanah seluas 6000 meter persegi antara H Aang dengan PT Sentul City yang berlokasi di Kampung Ciburial RT 03 /RW 03, Desa Karang Tengah, Kecamatan Babakan Madang. Tim pengukur BPN, Rabu (9/9/2015) terpaksa melakukan pengukuran ulang agar tidak ada pihak yang saling mengklaim.     

"Pengukuran ini dilakukan berdasarkan lanjutan dari laporan H Aang, karena beliau ingin mencari titik terang atas tanahnya yang telah diklaim oleh pihak Sentul City,"Kata Unit I Reskrim Polres Bogor, Aiptu Purwanto, kepada transbogor.co

Ia menjelaskan, Unit I Reskrim Polres Bogor, hanya menindak lanjuti titik permasalahan antara kedua belah pihak ini, karena Pak H Aang selaku pemiliki tanah keberatan atas tanahnya yang sudah diklaim oleh PT Sentul City.

"Dari pengukuran ini nantinya akan ditindaklanjuti proses pemeriksaan, sehingga bisa diketahui tanah tersebut milik siapa,"terang Aiptu Purwanto.

Sementara Pihak Sentul City Yusuf, mengatakan hanya menyaksikan proses pengukuran yang dilakukan BPN terhadap tanah milik warga yang diklaim Sentul City.

"Pihak Sentul City mengklaim sebahagian tanah milik warga kareba Sentul City memiliki surat sertifikat yang dikeluarkan Tahun 2014 lalu, sehingga dilakukan pengukuran ulang,"singkatnya.

Terpisah Kepala Desa Karang Tengah Suhandi, menjelaskan kehadirannya hanya sebagai saksi terkait pengukuran ulang yang dilakukan. Tujuan pengukuran, disebutnya, ingin mencari titik temu untuk kedua belah pihak antara sentul city dan pak H Aang selaku pemilik tanah.

"Desa hanya saksi dalam pengukuran tersebut, karena kita ingi diantara kedua belah pihak ini tidak saling klaim atas tanah tersebut,"tandasnya. (Hendrik)

 

.