Pembangunan Desa Belum Merata, Dana Desa Mau Dipangkas ?, Ini Kata Kades Cibanon

©Transbogor.co/Arief
Kades Cibanon Ujang Supriadi

Transbogor.co- Rencana pemerintah pusat akan kembali melakukan pemangkasan terhadap Dana Desa (DD) menuai kritikan dari sejumlah kepala desa yang ada di kabupaten Bogor, pasalnya DD tersebut masih sangat diperlukan bagi kemajuan desa sendiri.

Pemerintah Pusat pada Tahun 2015 berencana akan memberikan dana pembangunan untuk Desa se-Indonesia, Rp1 milliar per Tahun. Namun faktanya Desa hanya menerima Rp300 juta rupiah lebih pertahunnya dengan cara penerimaannya tiga termin setiap tahunnya. Tapi saat ini dari program tersebut Pemerintah juga berencana akan memotong Dana Desa (DD), yang telah ditetapkan oleh Pemerintah,

Yang menjadi pertanyaan adalah apakah pemotongan DD yang seharunya kita terima Rp300 juta lebih pertahunnya akan dipotong kembali, sementara untuk pembangunan di pedesaan belum merata, ini yang menjadi pertanyaan kita, bahkan saya sendiri belum mengetahui rencana Pemerintah memotong kembali DD tersebut. Hal itu dikatakan Kepala Desa Cibanon, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Bogor.Ujang Supriadi, Kamis (10/09/2015), kepada transbogor.co

Menurut Ujang Supriadi, sebenarnya apabila pembangunan sudah merata di tingkat pedesaan pemotongan DD itu tidak masalah, hanya saja saat ini pembangunan belum secara total merata harus dipotong, ini semua apakah sudah sesuai dengan peraturan yang ada terkait pemotongan DD tersebut.

"Kalau pemotongan itu sesuai dengan peraturan yang ada tidak masalah. Tapi kalau tidak sesuai ya tentunya akan timbul penolakan, sebab pembangunan belum merata di tingkat desa,"terangnya

Lebih lanjut H Ujang Supriadi menambahkan, adanya rencana pemotongan DD ini saya pribadi sebagai Kepala Desa baru tahu. Tapi jika pemotongan ini untuk kebaikan tidak masalah sah-sah saja, asalkan pemotongan itu sesuai aturan yang berlaku,"Masalahnya pembangunan belum merata baik infrastruktur dan lain-lainnya, dan untuk minimnya bantuan tersebut ya jelas minim. Tapi kalau sudah menjadi keputusa yang terbaik kita ikut saja,"tandasnya.(Hen/Rief)

.