Wah, Galian Liar Gunungsindur Kebal Hukum

  Â©suhanda
GALIAN : Meski sudah dilarang, alat berat galian liar masih beroperasi di Gunungsindur

Transbogor.co – Penggiat galian liar tanah merah di lingkungan Kecamatan Gunung Sindur, Kabupaten Bogor tidak pernah takut hukum. Meski sebelumnya pernah ditutup Wakil Gubernur Jawa Barat, Dedy Mizwar, namun selang setelah itu kembali beraktivitas lagi.

"Meski sudah ditutup sekitar enam bulan lalu, beberapa galian tanah merah ini tetap saja masih beroperasi lagi," keluh warga Jampang, Muhamad (41) kepada Transbogor.co, Rabu (16/9/2015).    

Penuturannya, galian liar yang sebelumnya sempat ditutup oleh Wagub Jabar dan kini beroperasi kembali berada di wilayah Desa Jampang, Pabuaran, serta Gunungsindur, Kecamatan Gunungsindur.

Keberadaan galian tipe C ini dirasakan warga sekitar cukup meresahkan. Sebab, tidak hanya merusak lingkungan, tapi debunya juga menganggu kesehatan warga. Beberapa warga, lanjut Muhamad, belakangan ini diketahui kerap mengalami sesak nafas.

“Warga sendiri sudah pernah melakukan pelarangan dan minta dihentikan. Tapi, para penggali ini tetap membandel dan masih melakukan aktivitas," kata Muhamad.

Dikonfrimasi di tempat berbeda, Kanit Satpol PP, Kecamatan Gunungsindur, Sudrajat mengaku pihaknya sudah melakukan upaya pencegahan yang berdampak kerusakan lingkungan. Bahkan, sebutnya, pihaknya juga sudah melakukan koordinasi dengan pihak pemerintahan kecamatan.

“Mulai dari surat teguran dan penghentian kegiatan sudah kita lakukan. Namun, para penggali ini tetap membandel melakukan kegiatan," tuntas Sudrajat. (nda/eko)

.