350 RTLH Desa Tegal Belum Tersentuh Bantuan

  Â©suhenda
MISKIN : Hunian warga Desa Tegal, Kecamatan Kemang masih banyak beralas tanah dan tidak layak huni.

Transbogor.co- Hingga tahun 2015 ini, terdapat 350 warga Desa Tegal, Kecamatan Kemang menempati hunian yang tidak manusiawi. Banyaknya warga yang mendiami Rumah Tidak Layak Huni (RTLH), membuktikan Pemerintah Desa Tegal belum berhasil mengentaskan kemiskinan warganya.   

Kepala Desa Tegal, Ellismayanti tidak menampik jumlah RTLH di desanya menempati peringkat teratas di Kecamatan Kemang. Dari data yang dimilikinya, terdapat lebih 350 rumah hingga kini belum mendapat bantuan pembangunan.

"Tapi tahun ini kami dapat 40 rumah untuk dibangun. Tahap pertama sudah dibangun 24 rumah, sisa 16 masuk ke tahap kedua," terangnya saat diwawancara Transbogor.co,Kamis ( 16/9/2015).

Ia melanjutkan, upaya pengetasan kemiskinan warganya memang belum memperlihatkan perkembangan yang memuaskan. Sebab, sambungnya, untuk perbaikan RTLH di wilayahnya, pihaknya hanya bergantung uluran bantuan

Pemerintah Kabupaten Bogor. Sebab, upaya lain yang pernah ditempuh saat mengajukan bantuan dana ke Pemerintah Provinsi Jawa Barat, malah tidak mendapat respon.

"Kita juga sudah mengajukan database ke Kementrian Perumahan rakyat (Kemenpera ) maupun Pemprov Jabar karena database kami paling banyak. Tapi, sama, tidak cair juga. Jadi, sekarang hanya mengandalkan bantuan dari Pemkab saja," akunya. (nda/eko)

.