Gurandil Pongkor, Menyerahlah Atau Polisi Bertindak!

  Ā©eko octa
ilustrasi

Transbogor.co-Terhitung mulai pagi tadi, Sabtu (19/9/2015) tim gabungan sudah mulai bagi tugas melakukan penertiban penambang liar di kawasan tambang emas PT PT Aneka Tambang (Antam) di Pongkor, yang berlokasi di Kecamatan Nanggung,

Sebanyak 2.799 personel gabungan yang diterjunkan dibagi 12 tim. Diantaranya dari Polres Bogor 700 personil, Dalmas Polda Jabar 160 personel, Obyek Vital dari Polda Jabar 15 personel, Brimob Jabar 900 personel, Sub Denpom 20 personel, Kodim 100 personel, Satpol PP Kabupaten Bogor 300 personel, Dinas Kesehatan 30 personil, SDM 4 personil, Perhutani 10 personel, PLN 60 personil, dan dari PT Antam Pongkor sebanyak 500 personel.

Informasi yang dihimpun Transbogor.co, rencana penertiban di kawasan Gunung Pongkor, Kecamatan Nanggung, Kabupaten Bogor itu mulai efektif dilakukan Sabtu (19/9/2015) pagi ini. Aparat nantinya akan disebar di sejumlah titik. Ada yang bertugas menutup lubang-lubang milik gurandil di areal Ciguha. Ada pula petugas yang menertibkan gelundungan yang digunakan untuk memisahkan tanah dengan bijih emas. Selain itu, petugas juga akan disiagakan untuk mengantisipasi aksi para gurandil tersebut.

Pimpinan tim gabungan Kapolres Bogor, AKBP Suyudi Ario Seto belum lama ini mengatakan, sebelum penertiban, pihaknya akan mendahulukan upaya persuasif dan preventif  di kawasan PT Antam TBK Unit Bisnis Pertambangan Emas, Gunung Pongkor.

“Operasi ini tidak sekedar penertiban lubang penambangan emas liar. Namun, ada beberapa tindak pidana kerusakan lingkungan akibat aktivitas bisnis ilegal ini juga akan ditegakkan. Selain itu, juga praktik prostitusi, perjudian, dan peredaran miras di sekitar lokasi penambangan liar, termasuk pula pencemaran Sungai Cikaniki akibat penambangan emas liar itu,” tuturnya. (feri/eko)

.