Lonjakan Dollar Tak Pengaruhi Bisnis Esek-esek

  ©nur
Ilustrasi

Transbogor.co- Walaupun keadaan ekonomi di negeri ini tengah kendur dengan terus melemahnya nilai tukar rupiah, bisnis esek-esek jalanan di wilayah Kecamatan Ciawi, Kabupaten Bogor, terpantau tetap memiliki pasarnya sendiri.

Khusus di tepi jalan mulai dari seberang pos kontainer DLLAJ hingga mendekati RSUD Ciawi, Jln. Muh Toha, terkecuali di depan Mapolsek Ciawi, belasan bahkan puluhan PSK kelas teri berjejer terpisah-pisah, menjajakan dirinya kepada pria yang haus akan kepuasan seksual.

Dari informasi yang dihimpun dari berbagai sumber, kondisi ekonomi tidak selamanya mempengaruhi panggung hiburan malam, terutama dunia syahwat. “Semua bisa lihat masih saja banyak yang berjejer dan masih saja ada laki-laki yang membawa mereka, kayaknya mah ga ngaruh dollar mau seratus ribu juga," cetus aktifis sosial yang namanya enggan dimediakan.

Setiap malam, dia bercerita, PSK di Ciawi biasanya mulai keluar dari sarang mereka masing-masing untuk “buka warung” mulai pukul 19.00.

“Mereka buka warung mulai jam 7 malam sampai tengah malam, kadang sampai dinihari pas pasar mulai dikerumun pembeli dan pedagang,” ujarnya lagi.

Untuk sekali kencan, kata dia, PSK di Ciawi memasang tarif yang beragam, mulai dari Rp250 ribu hingga Rp400 ribu. “Tergantung si perempuannya, tarif itu sudah termasuk kamar,” imbuhnya.

Setelah harga disepakati, nantinya "Pemilik Warung" biasanya menawarkan beberapa penginapan yang memang banyak berdiri di sepanjang jalan tersebut untuk berkencan. Dia kemudian menyebutkan beberapa diantaranya. Tapi lokasi yang dimaksud bukan penginapan kelas hotel, melainkan wisma yang kondisinya dibawa kelas mawar.

Disisi lain, mengapa PSK di Ciawi masih tetap ada meski aturan melarangnya, dia menyebut ketidak tegasan pihak-pihak yang berwenang menegakkan aturan di wilayah Ciawi sebagai biang keladinya.

"Dari pantauan saya (Narasumber-red) kalo ada operasi pekat, yang malah banyak diciduk malah anak punk jalanan, bukan psk jalanan," tutup dia. (Rick/Rief)

.