Dua Pelaku Pembunuhan Berencana Dibekuk Polisi

  ©nur
Ilustrasi

Transbogor.co- Dua dari empat pelaku pembunuhan berencana, Mulayana bin Suanta, AT (25), warga Kampung Rengganis, Desa Cintamanik, dan AH (25) warga Kampung Toge, Desa Mekar Jaya, Kecamatan Cigudeg, Kabupaten Bogor, dibekuk jajaran Reskrim Polres Bogor,dirumahnya masing-masing..

Saat ini Unit Reskrim Polres Bogor telah mengamankan barang bukti berupa golok, balok, dan batu, sedangkan untuk kedua pelaku yang telah kita amankan, sedang kita mintai keterangannya, untuk melakukan pengejaran terhadap kedua tersangka lainnya, yang  diperkirakan melarikan ke Daerah Banten sekitarnya. Hal itu dikatakan Kasat Reskrim Polres Bogor, Ajun Komisaris Polisi (AKP) Aulia Jabar, Sabtu (19/09/2015)

“Kedua pelaku dibekuk unit Reskrim Polres Bogor, pagi sekitar pukul 1:00 WIB dirumahnya masing-masing, dan saat ini berada diruang tahanan Reskrim Polres Bogor,”ujar AKP Aulia Jabar kepada Transbogor.co

Kasat Reskrim menjelaskan Kronologi Kejadian, Jumat (17/7) lalu, ditemukan sosok mayat laki-laki dalam keadaan terbakar dan sudah mongering di Perkebunan Kelapa Sawit di Kampung Toge, Desa Mekar Jaya, Kecamatan Cigudek. yang  mana korban diketahui bernama Mulyadin, dan itu diketahui setelah dilakukan diidentifikasi terhadap jasad korban.

Modus para pelaku memukili  korban hingga babak belur, tidak sampai disitu para pelaku juga membacok korban pada bagian leher dan paha sebelah kanan sampai meningga, karena takut diketahui oleh orang para pelaku kemudian dibakar dengan menggunakan bensin hingga mengering. Adapun motif yang dilakukan oleh pelaku terhadap korban, dikarenakan korban diduga sering melakukan pencurian terhadap kios pedagang di wilayah pasar Cigudeg, Kecamatan Cigudeg, sehingga dengan dasar itu para pelaku memukili korban hingga tewas, bahkan membakar mayatnya setelah dikatahui pera pelaku korban sudah tidak bernyawa.terangnya

“Saat ini kita masih melakukan pemeriksaan terhadap kedua tersangka yang telah kita amankan, dan untuk kedua tersangka lainnya masih dilakukan pengejara, diperkirakan melarikan diri ke wilayah Banten,”tambahnya

Ditambahkannya Pembunuhan berencana dalam KUHP diatur dalam pasal 340 adalah “ Barang siapa sengaja dan dengan rencana lebih dahulu merampas nyawa orang lain, diancam karena pembunuhan dengan rencana ( moord ), dengan pidana mati atau pidana penjara seumur hidup atau selama waktu tertentu, paling lama dua puluh tahun,”pungkasnya.(Rief)

.