Pasca Penertiban Gurandil, Kades Belum Punya Rencana

  Ā©feri
Mudian

Transbogor.co - Pasca dilakukan penertiban penggali emas liar atau gurandil di kawasan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) PT Antam Tbk,Gunung Pongkor, Kepala Desa (PLH) Desa Bantar Karet, Kecamatan Nangung, Mudian, mengaku belum terpikirkan langkah selanjutnya.  

“Kami  tidak tahu langkah berikutnya apa paska penertiban ini. Kami masih menunggu dari pihak muspida maupun muspika, apakah fokus pada konsep infrastruktur atau ekonomi masyarakat,” ujarnya kepada Transbogor, Senin (21/9/2015).

Meski belum ada gagasan yang akan dibuat, namun dalam waktu dekat pihaknya akan mengajak tokoh masyarakat setempat membuat kajian.

“Kami akan lakukan kajian, keinginan masyarakat seperti apa. Nanti hasil kajian ini akan kami berikan ke pihak muspika untuk menjadi pertimbangan  pengambil keputusan yang ada di atas. Intinya, aksi seperti apa kita menunggu pemerintah daerah,”tandasnya.

Sebagaimana diketahui, ribuan Tim Gabungan yang terdiri dari Polisi, TNI hingga Satpol PP diterjunkan ke lokasi yang menjadi titik hunian para gurandil, sejak Jumat (18/9/2015) lalu. Namun, sayangnya, tidak satu pun gurandil yang ditangkap. Informasi yang diperoleh, para gurandil tersebut sudah meninggalkan lokasi sejak sepekan sebelumnya. (feri/eko)

.