Bu Nurhayanti, segeralah Cari 'Jodoh'!

©eko
Ilustrasi

Transbogor.co- Lowongnya jabatan wakil bupati terkesan dinikmati Bupati Bogor, Nurhayanti. Sebab, hingga saat ini terkesan Nurhayanti belum lakukan reaksi mencari siapa yang akan jadi pendampingnya. Tegas, pro rakyat kecil, tidak doyan korupsi, tidak memperkaya diri, tidak suka berpoligami, tidak mengedepankan kepentingan kelompok atau partai serta pantang melakukan praktik kolusi, menjadi kriteria wakil bupati yang dinilai layak.                   

"Figur ideal bisa membuat roda pemerintahan dalam menjalankan aspek-aspek pembangunan di wilayah kembali lancar. Nurhayanti jangan gamang," kata Ketua Serikat Rakyat Miskin Indonesia (SRMI) Kabupaten Bogor, Ruhiyat Saujana kepada Transbogor, Rabu (23/9/2015).

Karena itu, sepaham dengan kolega antar aktivis lainnya di Bumi Tegar Beriman, Ruhiyat mendesak agar DPRD mendesak Gubernur Jabar dan segera mempercepat rumusan tatib soal penetapan Wabup.

"Sebagian orang mungkin mahfum dengan sikap Nurhayanti yang berhati-hati memilih pasangan. Namun tidak dengan yang sebagian lainnya. Bagi mereka yang terpenting adalah roda pemerintahan sebagai landasan setiap program pembangunan di wilayah dapat kembali berputar," paparnya.

Dikatakan Ruhiyat lagi, jika mengacu Perppu yang diterbitkan pada 2 Oktober 2014 pasal 171 angka 1 tertulis, "Gubernur, Bupati dan Wali Kota wajib mengusulkan calon wakil gubernur, wakil bupati dan wakil walikota dalam waktu paling lambat 15 hari setelah pelantikan.

Artinya Nurhayanti sebetulnya sudah harus memberikan nama siapa yang dipercaya mendampinginya. Hal ini dikuatkan dengan Peraturan Pemerintah (PP) No 102/2014 tentang Tata Cara Pengusulan dan Pengangkatan Wakil sebagai turunan dari Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang (Perppu) Nomor 1/2014 tentang Pilkada Langsung.

"Bertele-telenya penunjukan Wakil Bupati kian menguatkan dugaan adanya aroma transaksional politis di Kabupaten Bogor. Aroma yang membuat beberapa kepentingan di masyarakat menjadi harus menunggu, meski jaminan akan keberlangsungannya sudah disuarakan Nurhayanti," sebutnya. (rifan/eko)

 

.