Cetak Uang Palsu, Sarjana Ekonomi Dicokok Polisi

©net
Kapolres Jakbar Kombes Pol. Rudy Heriyanto (kiri) dan Wakapolres Jakbar, AKBP Bahtiar Ujang (tengah)

Pria bertitel sarjana ekonomi yang mencetak dan mengedarkan uang palsu bersama empat anggotanya komplotannya diringkus petugas Polres Jakarta Barat. Dari kawanan tersebut, disita uang palsu nominal Rp50 ribuan senilai Rp16 juta.

Tersangka yang diamankan yakni Lucky SE, Adi Setiawan Siahaan, Sujana, Aldi Wowor dan Amirudin. Mereka dibekuk di tempat berbeda, yakni di Bandung, Kalideres dan Ciledug. “Kami masih mengembangkan kasus ini,” kata Kapolres Jakarta Barat, Kombes Rudy Heriyanto Adi Nugroho MH, Jumat (25/9/2015) seperti dikutip poskota online.

Kapolres menerangkan, terungkapnya kasus ini setelah ada pengaduan dari sopir angkot dan pemilik warung rokok karena telah menerima uang palsu dari pelaku. Petugas dipimpin Aiptu Lamhot Situmorang kemudian menyelidiki kasus tersebut.

“Berkat kesigapan anggota kami di lapangan, para pelaku berhasil dibekuk. Selain mengamankan lima tersangka, kami juga menyita uang palsu serta alat percetakan yang digunakan untuk membuat uang palsu,” tegas kapolres.

Rudy Heriyanto juga mengimbau agar para pedagang atau warga untuk hati-hati saat menerima uang dari seseorang. “Jangan lupa diraba, diterawang agar uang yang diterima benar-benar asli. Jika dicurigai, langsung lapor ke polisi pasti ditindaklanjuti,” ungkapnya. (pskt/rick)

.