Awas!, Musim Kemarau Kebakaran Mengintai

©Transbogor
ilustrasi

Transbogor – Terhitung dari Januari hingga akhir Agustus 2015, kebakaran yang terjadi di Kabupaten Bogor mencapai 215 kasus. Kasus kebakaran paling banyak terjadi di bulan Juli-Agustus sebanyak 64 kasus kebakaran. Demikian dikatakan Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bogor, Budi Aksoro kepada Transbogor, Jumat (25/9/2015) di ruang kerjanya.

“Ada banyak faktor penyebab kebakaran. Selain kemarau yang sangat panjang, kebakaran juga dipicu oleh faktor kelalaian manusia dan kosleting listrik," ujarnya.

Dari data BPBD Kabupaten Bogor, kasus kebakaran yang terjadi di bulan Januari mencapai 24 kasus kebakaran, Febuari 27, Maret 28, dan April 28.

Kasus kebakaran sempat turun hanya ada 15 kasus kebakaran pada bulan Mei. Namun pada bulan berikutnya, Juni naik lagi menjadi 27  kasus, Juli 35 dan Agustus 29.

Dari  40 kecamatan di Kabupaten Bogor, kecamatan Cibinong menempati posisi pertama dengan 24 kasus kebakaran, disusul dengan Citereup (13), Babakan Madang (9), Cileungsi (9), Kemang (7), Ciampea  dan Saukaraja (6). Sementara kecamatan lainnya, terjadi kebakaran dengan jumlah yang tidak terlalu banyak (2-3 kasus).

Selain menangani kebakaran di Kabupaten Bogor, BPBD Kabupaten  juga menangani kebakaran yang terjadi di kota kota yang berdekatan dengan Kabupaten Bogor yaitu Kota Bohor dan Kota Depok.

Untuk Kota Bogor, BPBD Kabupaten Bogor juga ikut bersama sama dengan petugas kebakaran setempat menangani kebakaran yang terjadi di Kota Bogor dengan tujuh kasus kebakaran. Sementara untuk Kota Depok, BPBD Kabupaten  Bogor juga menangani sekitar empat kasus kebakaran. (feri/eko)

 

.