Dimintai Duit Oknum Polisi?, Lapor ke Propam!

©net
Ilustrasi

Transbogor.co– Meski dalam tugasnya, Kepolisian wajib mengayomi, melayani serta memberikan rasa aman di tengah masyarakat. Namun, fakta yang terjadi terkadang berbeda. Tidak sedikit masyarakat yang kecewa setelah menjadi korban tindak pidana malah diabaikan saat melapor kepada kepolisian setempat. Seperti yang dialami Herdien Dwi Handika menyampaikan curhat dicueki polisi melalui facebook miliknya, setelah melapor menjadi korban kejahatan, belum lama ini.

Ceritanya, Herdien dan kekasihnya asal Bogor, Jawa Barat ini menjadi korban penipuan jual beli online. Duit sebesar Rp 1,1 juta yang dibayarkan sebagai uang muka ditilep penjualnya, barang yang diimpikan tak pernah sampai ke tangannya. Kisah oknum petugas polisi yang menjadi pengkonsumsi sabu, damai di tempat saat menilang kendaraan, menerima suap hingga minta uang kepada keluarga korban pengguna narkoba, memang sering terdengar.  

Namun, hal itu tidak serta merta memukul rata personalitas seorang anggota kepolisian. Sebab, masih banyak juga polisi baik dan jujur. Itulah mengapa muncul sebutan 'bad cops' dan 'good cops'.

Tak mau tinggal diam, Mabes Polri mengimbau agar masyarakat melaporkan jika melihat ada anggota polisi nakal. Seperti dilansir dari Divisi Humas Mabes Polri, Rabu (8/4), agar bisa melaporkan anggota polisi nakal, masyarakat diminta untuk mencatat nama, pangkat dan kesatuan anggota tersebut. Kemudian melaporkan ke Bidang Propam atau menghubungi Div Propam Polri melalui No Telp (021-7218615).

Tak hanya lewat telepon, masyarakat juga bisa melaporkan lewat online di Website Div Propam Polri: http://www.propam.polri.go.id/?mnu=pengaduan. Polri menjamin akan menjaga identitas warga yang melapor. "Jangan biarkan ada oknum masyarakat menyuap, jangan biarkan ada oknum Polri menerima suap." demikian imbauan Mabes Polri. (mer/ek)

.