Prabowo: Banyak Uang Negara Bocor

  Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra Prabowo Subianto menyampaikan pandangan dan pendapatnya sebagai pembicara dalam Seminar Internasional dan Rakernas ke-2 Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) di Jakarta, Kamis (13/2). Prabowo Subianto hadir sebagai salah satu pembicara dalam seminar dengan tema "Menata Ulang Indonesia Menuju Negara Sejahtera" tersebut. foto : antara

Jakarta, Trans Bogor - Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra, Prabowo Subianto mengingatkan bahwa saat ini Indonesia menghadapi masalah anggaran yang cukup krusial. Terutama kebocoran keuangan negara. Oleh sebab itu pentingya memilih pemimpin yang paham akan persoalan bangsa. 

"Negara kita saat ini sedang berdarah, keuangan negara bocor. Kekayaan kita mengalir ke luar negeri dan ke rekening-rekening koruptor, nyaris tidak terkendali akibat sistem pemerintahan yang lemah," kata Prabowo dalam Seminar Internasional dan Rakernas Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia, di Hotel Kartika Candra, Jakarta, Kamis (13/2/2014).

Dikatakan, untuk menutup kebocoran sumber keuangan negara  dapat dilakukan dengan meningkatkan sumber daya manusia (SDM) di Indonesia. Menurutnya, jika SDM tidak meningkat maka kebocoran itu akan terus terjadi.

"Jika kekayaan negara kita terus bocor, tidak mungkin kita bisa meningkatkan kualitas SDM kita, prestasi kita, infrastruktur kita, pertahanan kita, dan tentunya wibawa bangsa Indonesia secara signifikan. Negara kita butuh kekayaan untuk menciptakan kesejahteraan," tuturnya.

Prabowo mengaku sangat prihatin akan kondisi Indonesia. Di matanya, Indonesia adalah negara yang sangat kaya. Namun anehnya banyak sekali rakyat miskin di Indonesia.

"Laut kita begitu kaya, tetapi kita masih impor ikan, kita juga masih impor garam, dan banyak lagi impor komoditas yang lainnya. Ini kan aneh," paparnya. (adh/trb)

 

.