Masa KPK Takut Panggil Surya Paloh?

┬ętempo
Surya Paloh

Transbogor.co-  Pengamat politik dari Universitas Pelita Harapan, Emrus Sihombing menegaskan, KPK tidak perlu takut panggil Surya Paloh. Sebagai lembaga anti surah dan penegak hukum, KPK juga tidak perlu khawatir dengan kekuatan media. Pemanggilan itu perlu dilakukan agar memperjelas posisi Surya Paloh terkait kasus suap Hakim dan Panitera Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Medan.

"Memang kalau berbicara tentang kajian media, bahwa pemilik media punya power karena membentuk opini publik atau serangan balik. Tapi penegak hukum tidak boleh takut dengan kekuatan media," kata Emrus sebagaimana dikutip Okezone, Sabtu (3/10/2015).

Emrus mengatakan, KPK harus bisa menunjukan keberaniannya memberantas korupsi. Menurutnya, jangankan Surya Paloh, siapapun jika ada indikasi salah harus siap dipanggil KPK. Namun KPK harus tetap mengutamakan azas praduga tak bersalah.

"Sebagai penegak hukum, dia harus tidak perduli dengan kekuatan media. Kalau memang bersalah, tetap harus di proses. Namun tetap utamakan azas praduga tak bersalah,"jelasnya.

Independensi penegak hukum, kata Emrus, diperlukan ketika menangani suatu kasus. Menurutnya, KPK harus berjalan sesuai prosedur.

"Hukum tidak boleh kalah dengan power. KPK harus berjalan sesuai prosedur, kalau KPK enggak jalanin sesuai prosedur, artinya harus diajukan praperadilan,"imbuhnya.

Sebagaimana diketahui, Surya Paloh pernah berkomitmen jika memang terbukti bersalah, dirinya siap keluar dari Partai Nasdem.

"Kalau memang ada indikasi saya kira hal yang normal Surya Paloh dipanggil KPK, untuk mengetahui apa yang mereka bicarakan. Siapapun yang terindikasi saya rasa wajar jika dipanggil. Yang penting tetap utamakan azas praduga tak bersalah,"tutupnya. (oke/eko)

.