Akan Dibangun LRT, Jokowi Minta Bima Benahi Terminal

  Ā©eko-transbogor
Bima Aria, ilustrasi

Transbogor – Kota Bogor mendatang akan memiliki Light Rail Transit (LRT) atau kereta api ringan yang beroperasi di lintasan khusus atau yang populer disebut trem. Rencananya, tahun 2017 masyarakat sudah bisa mengkonsumsi LRT dengan lintas pelayanan Cibubur – Bogor, Dukuh Atas – Palmerah – Senayan, dan Palmerah – Grogol dengan panjang 41,5 km.           

Presiden Joko Widodo sudah meminta Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto untuk segera menyelesaikan penataan Terminal Baranangsiang karena nantinya akan disesuaikan dengan LRT.

“Ya, Pak Presiden Jokowi meminta saya untuk melakukan persiapan dari sekarang terkait penataan Terminal Baranangsiang. Nantinya, terminal tersebut juga akan menjadi titik LRT,” tukas Walikota Bima Aria kepada Transbogor, saat dihubungi melalui telepon, Senin (5/10/2015).              

Kepala daerah Kota Bogor itu mengatakan, dirinya sudah mendapat instruksi dari Presiden tentang penataan tersebut. Selain itu juga diminta menata pasar tradisional yang sering dilewati Presiden.

"Presiden juga minta penataan pasar-pasar, salah satunya Pasar Bogor. Karena ia sering lewat sana," kata Bima Arya.

Bima menuturkan, Presiden RI Jokowi menyampaikan hal itu dalam diskusi saat beraktivitas olah raga bersama, bersepeda keliling Istana dan Kebun Raya serta area Car Free Day hari Minggu (4/10/2015).

Kembali dia melanjutkan, Pemkot Bogor harus mematangkan rencana penataan terminal dengan merancang ulang konsep pengembangan disesuaikan dengan konsep LRT.

Pembangunan proyek LRT, akan dilakukan dalam dua tahap dengan total panjang 83,6 kilometer. Tahap 1, lintas layanan Cibubur – Cawang – Bekasi Timur – Cawang, Cawang – Dukuh Atas dengan 18 stasiun dan panjang 42, 1 km. Pembangunannya akan dimulai kuartal akhir 2015 hingga akhir 2018. Selanjutnya, tahap II, lintas pelayanan Cibubur – Bogor, Dukuh Atas – Palmerah – Senayan, dan Palmerah – Grogol dengan panjang 41,5 km akan dimulai kuartal akhir 2016 dan diharapkan selesai 2018.

Sebagai informasi, LRT adalah kereta api ringan, dibangun di Jakarta dan menghubungkan Ibu Kota dan kota-kota satelit seperti Bekasi dan Bogor. LRT merupakan salah satu moda transportasi massal berbasis rel yang ramah lingkungan. Pembangunannya dilakukan secara elevated di atas tanah ruang milik jalan tol dan non-tol. (eko)

.