Teknisi PLN Bodong Resahkan Pelanggan

©net
ilustrsi

Transbogor.co- Pelanggan listrik di wilayah Gunung batu, Kecamatan Jonggol, kabupaten Bogor mulai resah, pasalnya banyak Pegawai PLN Bodong berkeliaran, tak jarang Pegawai PLN bodong yang mengaku teknisi tersebut memintai sejumlah uang.

Hal tersebutpun diakui David, Salah seorang Staf PLN Jonggol, dirinya mengaku diwilayah Gunung batu yang jauh dari pusat kota memang kerap ditemukan sejumlah pegawai yang mengaku sebagai teknisi PLN.“Banyak mas, kalau disekitar kampung yang jauh dari perkotaan,”Kata dia kepada Transbogor.co saat ditemui dikantornya Senin (05/10/2015).

Dirinyapun menuturkan pelaku yang mengaku sebagai teknisi PLN itupun tak jarang mantan pegawai PLN yang sudah tidak bekerja lagi di kantor PLN Jonggol. “Banyak kejadian seperti itu, mau kita tindak juga gimana, belum ada laporan dari pelanggan, tetapi saat melakukan operasi baru diketahui banyak teknisi PLN Bodong berkeliaran,” terang dia.

Walaupun begitu, hingga saat ini PLN Jonggol tidak merasa dirugikan. “Yang dirugikan pelanggan bukan PLN, seharusnya pelanggan yang melaporkan kasus ini,”kilah dia

Data yang dihimpun Transbogor.co, sejumlah teknisi PLN Bodong tersebut memang kerap mendatangi rumah-rumah warga Gunung Batu, Kecamatan Jonggol, serta Kecamatan Cariu. Bermodalkan kartu pengenal teknisi bodong itupun memintai sejumlah uang kepada pelanggan listrik dengan kisaran yang bermacama-macam dari Rp.200 ribu hingga Rp.500 Ribu. Kurangnya sosialisasi dan pemberitahuan kepada pelanggan listrikpun membuat aksi teknisi bodong itu semakin menjadi.

Salah seorang warga Gunung Batu, Berinisial KM yang tak ingin di Publikasikan namanya  mengaku dirinya memang beberapa kali menamukan kejanggalan salah seorang pegawai PLN yang mengaku sebagai teknisi dengan memintai sejumlah uang. “ warga juga resah mas, beberapa kali warga dimintai uang, membedakan mana teknisi asli dan yang bodongpun warga tidak mengatehaui, toh tidak ada pembertahuan oleh pihak PLN nya,” Beber dia.

Dia berharap pihak PLN pun memberikan kenyamanan kepada pelangggannya. “kalau ada teknisi bodong kaya gini kan bingung juga, warga dirugikan, tapi PLN juga jangan lepas tangan, harus ikut menindak pegawai PLN yang bodong maupun pegawai aslinya yang meminta uang di lapangan,” harap dia. (Arief Pramana)

.