Panwaslu Cianjur Belum Persiapkan Peta Kerawanan Pemilu

  foto:Dok

Cianjur, Trans Bogor

Panwaslu Cianjur, Jabar, hingga saat ini belum melakukan persiapan dan pemetaan secara khusus terkait antisipasi tingkat kerawanan di berbagai daerah selama berjalannya pelaksanaan Pileg 2014.

Ketua Panwaslu Cianjur, Saepul Anwar, Selasa (28/1) mengatakan pihaknya belum memetakan secara khusus antisipasi kerawanan. Karena jauh-jauh hari hingga kampanye nanti, pihaknya terus melakukan pengawasan.

"Sudah dari awal terhitung tiga hari sejak ditetapkannya parpol peserta Pemilu dan caleg terdaftar di dalam Daftar Calon Sementara (DCS). Kami telah melakukan pengawasan sekaligus mengantisipasinya langsung," katanya.

Dia mengungkapkan, pihaknya memilih melakukan pencegahan sejak dini daripada menunggu terjadinya masalah yang akan timbul di lapangan. Sehingga diharapkan dapat meminimalisir tingkat kerawanan yang akan terjadi pada pemilu mendatang.

"Kita memiliki sejumlah data kerawanan yang akan timbul pada saat penyelenggaraan pemilu nanti. Namun berdasarkan pengalaman sebelumnya, tindakan yang kami lakukan lebih kepada mengantisipasi terjadinya tingkat kerawanan itu pada pencegahan," ujarnya.

Dia menjelaskan, sesuai dengan ditetapkannya parpol peserta pemilu dan caleg yang masuk ke dalam DCS oleh KPU, Panwaslu langsung bergerak di lapangan untuk melakukan pengawasan sekaligus pencegahan sesuai dengan tahapan pemilu.

"Mulai dari tes dan psikotes para caleg, pemasangan alat peraga hingga melakukan sosialisasi di lapangan. Untuk daerah-daerah yang tingkat kerawannya dianggap berisiko, kami keluarkan surat rekomendasi agar dilakukan antisipasi sebagai pencegahan tahap dini,” ucapnya.

Dia juga menambahkan, saat ini yang menjadi perhatian pihaknya adalah soal kotak suara. Selain lebih berisiko karena terbuat dari kardus, panitia diimbau lebih ketat dalam melakukan pengawasan karena tidak menutup kemungkinan ada pihak yang akan berbuat nakal. (wid/ant)

.