Setelah BBM, Tarip Listrik Bakal Turun?

©net
Ilustrasi

Transbogor.co- Tidak hanya Bahan Bakar Minyak (BBM) yang bakal turun. Tarif listrik pun dikabarkan akan ikut menyusul. Dalam rapat kabinet, diketahui beberapa pejabat PLN belakangan kerap hadir dalam rapat-rapat kabinet membahas paket kebijakan ekonomi jilid 3. Kabar yang diperoleh dari salah satu sumber yang minta dirahasiakan namanya, pemerintah juga meminta PLN untuk melakukan efisiensi. Itu ditujukan agar tarif listrik bisa turun.

Penurunan tersebut, terutama akan diarahkan untuk pelanggan rumah tangga dengan daya listrik 1.300 volt ampere (VA) dan 2.200 VA. Saat ini, duga golongan itu sudah tidak menerima subsidi. Selain itu, untuk menggairahkan dan memberi insentif pelaku usaha, PLN juga diminta menghitung kemungkinan diturunkannya tarif listrik untuk pelanggan industri dan bisnis.

Sementara, Menteri Keuangan Bambang Brodjonegoro mengatakan, paket kebijakan jilid 3 akan fokus pada tiga hal. Pertama peningkatan investasi. Kedua peningkatan ekspor. Serta, ketiga, pencegahan PHK serta penguatan daya beli. Untuk mendorong investasi, pemerintah akan membentuk desk khusus di Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) yang menangani investasi padat karya. Kemudian, dari segi ekspor, pemerintah melalui Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) memberikan kredit ekspor bagi UKM dengan bunga di bawah komersial. Tujuannya untuk mencegah terjadinya PHK.

“Untuk menjalankan tugasnya, LPEI mendapat PMN (Penyertaan Modal Negara) sebesar Rp 1 triliun, tahun ini,” katanya, baru-baru ini.

Guna meningkatkan daya beli, lanjut Bambang, pemerintah berniat menurunkan harga BBM. Namun, mantan Wamenkeu tersebut tampaknya masih enggan dengan putusan menurunkan BBM khususnya bagi bensin jenis premium. Dia menegaskan, jika premium diturunkan, subsidi tidak akan diberikan.

“Tidak harus subsidi (premium). Karena peranan bensin terhadap inflasi kecil, jauh di bawah harga beras. Jadi lebih baik jaga inflasi, daripada (menurunkan) harga premium. Jadi kita pikirkan dulu lah itu,” imbuhnya. (ind/ek)

.