Perusahaan Mobil Otonom Tanggung Biaya Kecelakaan

©net
Foto dari oto.detik.com

Transbogor.co - Volvo, Google dan Mercedes-Benz menjadi tiga perusahaan yang siap mengembangkan mobil otonom. Ketiganya telah membuat langkah besar untuk membawa mobil otonom ke pasar otomotif global.

Seperti dilansir Autoguide dan diterbitkan oto.detik.com, Kamis (8/10/2015), pengembangan teknologi mobil otonom terus dikebut. Tapi, masih ada pertanyaan siapa yang harus bertanggung jawab jika ada kecelakaan akibat kesalahan sistem mobil otonom.

Kini, Volvo, Google dan Mercy mengatakan bahwa ketiganya siap beranggung jawab penuh jika kendaraan otonomnya menyebabkan kecelakaan. Jadi, pertanyaan itu sudah dijawab oleh tiga perusahaan tersebut.

Google dan Mercy mengatakan, mereka berharap sangat sedikit inisiden yang terjadi akibat kesalahan mobil otonom. Meski begitu, mereka tetap bertanggung jawab jika kecelakaan terjadi.

Di Amerika Serikat, hanya ada empat wilayah yang memungkinkan pengujian mobil otonom yaitu California, Nevada, Florida dan Michigan. Badan Keselamatan Lalu Lintas Amerika Serikat (NHTSA) akan mengatur standar untuk setiap wilayah agar bisa mengembangkan teknologi komunikasi antarkendaraan. (dtk/oto)

.