Ahmad Marta, Batal Unggul karena Diskualifikasi

  ©feri
Ahmad Marta

Transbogor.co – Pembalap dari Tim YSS Aptitech Koso Shutter, Ahmad Marta yang tampil di kategori  Honda CBR 250 R dalam Indonesia Road Racing Championship (IRRC) Round 5 di Sirkuit Sentul merasa kecewa setelah panitia mediskualifikasi sesaat ia naik podium.

Ahmad Marta yang finish terdepan, disusul Joseph Kevin dari Honda Wahana Dunia Motor dan Hepsan Chischo. Marta yang finish dengan waktu tercepat 15:19.327 didiskulifikasi karena dianggap magnit dekat shutter dibubut.

"Padahal kami tidak membubutnya. Itu hanya starter. Itu diluar magnit" katanya tak bersemangat, baru-baru ini.

Semestinya, sejak awal, katanya diberitahu. "Banyak peraturan yang tertulis yang dilanggar para peserta seperti banyak lampu yang dibobok. Tapi tidak apa apa," katanya kesal.

Akibat didiskualifikasi, juara umum yang sudah ada di depan mata akhirnya sirna. "Saya sangat kecewa. Dari awal seri saya memimpin, hilang begitu saja," ujarnya kesal.

Sementara itu race director balapan, M. Taufik kepada transbogor.co mengatakan dalam balapan, kecewa dan kalah  adalah hal yang biasa dan tidak perlu dibesarkan.

Persoalan yang menyangkut pembalap Ahmad Marta, ada spek dari mesin yang tidak sesuai dengan spek yang dikeluarkan panitia.

"Sebelum balap dimulai, kami sudah jelaskan regulasinya. Starter dan magnit merupakan  satu kesatuan. Tidak bisa dipisahkan," terangnya. "Aturan yang kami keluarkan, sudah kelas semuanya kok," tukasnya. (feri)

.