Dipanggil MKD, Fadli Zon Malah 'Ngelencer' ke KPK

©net
SELFIE : Wakil Ketua DPR, Fadli Zon saat foto selfie dengan salah seorang pendukung Capres Donald Trump di Amerika Serikat.

Transbogor.co –  Diperiksa Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) terkait pertemuannya dengan bakal calon presiden Amerika Serikat, Donald Trump, beberapa waktu lalu, Wakil Ketua DPR RI Fadli Zon ternyata malah tidak hadir. MKD sudah menjadwalkan akan memeriksa politikus Gerindra pada pukul 14.00 WIB. Namun, saat berita ini ditulis, pada pukul 13.30 WIB, ia malah berada di Gedung Komisi Pemeriksa Korupsi (KPK).

Saat dicecar wartawan dengan pertanyaan, kenapa Wakil Ketua DPR ini mangkir dari panggilan MKD, Fadli dengan enteng mengisyaratkan denganh bahasa tubuh, tidak ada yang penting dengan pemanggilan tersebut.    

"Kan katanya diproses. Ya kita tunggu," ujar Fadli di Gedung KPK, Jakarta, Senin (12/10/2015).

Fadli pun kemudian langsung bergegas masuk ke Gedung KPK. Fadli Zon mendatangi KPK sebagai Presiden Konferensi Anggota Parlemen Global untuk Melawan Korupsi (Gopac) dan melaporkan komitmen Gopac dalam pemberantasan korupsi.

Diberitahu Politisi Gerindra mangkir dipanggil MKD DPR, anggota MKD Syarifudin Sudding langsung geram.

"Seharusnya, dia hadir karena harus menghargai MKD," kata Politisi Hanura.

Syarifuddin Sudding berharap para pimpinan DPR bisa menghargai proses yang ada di MKD. Sebab, menurutnya, pimpinan DPR itu adalah alat kelengkapan dewan yang sama statusnya dengan alat kelengkapan dewan lainnya, termasuk MKD.

"Jangan lalu kemudian ada upaya dengan berbagai macam alasan untuk menunda-nunda proses pemeriksaan yang dilaksanakan MKD. MKD ini kan amanat UU nomor 17 tahun 2014 tentang MD3 dan itu mengikat terhadap semua anggota, termasuk pimpinan," kata Suding.

Seperti diketahui, MKD memanggil pimpinan DPR, Setya Novanto dan Fadli Zon membahas pelanggaran kode etik. Pelanggaran ini terkait kedatangan Setya Novanto dan Fadli Zon ke konferensi pers Donald Trump. (ko/tr/ek)

.