Bendung HIV/AIDS, Dewan Siapkan Perda

©net
Ilustrasi

Transbogor.co –  Lahirnya Peraturan Daerah (Perda) HIV/AIDS disambut positif sejumlah kalangan. Tak terkecuali di jajaran DPRD Kabupaten Bogor sendiri. Aturan ini sendi diharapkan tak hanya mampu menekan angka penyebaran virus itu sendiri, tapi juga memberikan pemahaman kepada warga akan pentingnya kesehatan.

Salah satu dukungan positif soal tertibnya regulasi ini datanh dari Ketua Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN), Usep Syaefulloh. Menurutnya, Perda ini bisa menjadi landasan dasar bagi Pemkab Bogor dalam upaya meminimalisir penyakit masyarakat.

"Kita sangat setuju, toh tujuannya jika kita buka secara detail tak hanya terfokus pada penindakam terhadap mereka yang positif tapi juga ada pencegahan dan langkah-langkah lainnya yang bisa menjadi media informatif akan bahaya yang mengancam dari kasus ini," tutur Usep kepada Transbogor, Senin (12/10/2015).

Lebih lanjut, dirinya juga mengatakan, Perda HIV/AIDS ini sendiri akan memberikan kemudahan bagi SKPD yang terkait dalam penanggulangan kasus ini. "Dengan adanya aturan yang mengikat, dinas-dinas terkait kini dimudahkan dalam menjalankan program pengentasan, tak perlu harus menunggu laporan atau takut salah dalam menjalankan tindakan," ungkapnya lagi.

Usep juga berharap, aturan ini bisa menjadi bukti dari keseriusan DPRD Kabupaten Bogor yang concern terhadap setiap geliat yang terjadi di masyarakat. "Kita sudah jalankan fungsi dewan soal budgeting dan legislasi, kini tinggal pengawasannya bagaimana perda itu dijalankan. Saya harap semua SKPD terkait dapat mengimplentasikannya dengan baik tak hanya Dinkes, tapi juga Satpol PP yang juga punya kewenangan untuk mensosialisasikannya," papar Usep. (rifan/ek)

.