Lupakan Hitungan Poin, Rossi Kejar Target Finish di Depan Lorenzo

©net
Valentino Rossi

Transbogor.co - Valentino Rossi enggan memikirkan kalkulasi poin serta skenario yang memungkinkannya meraih gelar juara dunia musim ini. Rider Movistar Yamaha itu berkomitmen untuk fokus menjalani balapan satu per satu.

Rossi sukses melebarkan jarak dengan Jorge Lorenzo di klasemen pebalap usai mengungguli rekan setimnya itu pada MotoGP Jepang, Minggu (11/10/2015). Dia finis di urutan kedua, satu tingkat di atas Lorenzo yang meraih podium ketiga.

Hasil tersebut membuat Rossi kini memimpin klasemen dengan 283 poin. Pebalap asal Italia itu unggul 18 poin atas Lorenzo yang mengumpulkan 265 poin.

Dengan tiga balapan tersisa, ada satu skenario yang memungkinkan Rossi untuk menjadi juara dunia meski finis di belakang Lorenzo. Rossi masih bisa merebut gelar juara dunianya yang ke-10 dengan selalu finis di urutan kedua sekalipun Lorenzo menyapu bersih kemenangan di tiga seri tersisa.

Namun Rossi menolak untuk mempertimbangkan skenario tersebut. Dia hanya fokus untuk selalu finis di depan Lorenzo.

"Bagi saya itu sangat mustahil, sangat sulit untuk kami selalu di posisi pertama dan kedua mulai sekarang sampai akhir karena duo Honda sangat kuat dan di tiga balapan kami akan menghadapi kondisi yang sepenuhnya berbeda dan tiga tipe trek yang sangat berbeda," ujar Rossi seperti dikutip Crash.

"Saya tidak pernah melakukan kalkulasi seperti itu karena 99% itu tidak terjadi, jadi kami harus berkonsentrasi ke Phillip Island dan mencoba finis di depan Jorge: ini targetnya, lebih dari membuat hitung-hitungan finis di belakangnya," imbuhnya.

Balapan musim ini tinggal menyisakan tiga seri lagi yaitu MotoGP Australia di Phillip Island (18 Oktober), MotoGP Malaysia di Sepang (25 Oktober), dan MotoGP Valencia di Ricardo Tormo (8 November). (dtk)

 

.