ingat...!!! PNS Wajib Laporkan Kekayaan

net
ilustrasi

Transbogor.co - Guna mencegah tindak pidana korupsi dikalangan eksekutif, kini pemerintah pusat melalui Kementrian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (kemenpan-RB) mengeluarkan surat edaran (SE) Nomor 1 Tahun 2015 tentang Kewajiban Penyampaian LHKASN. Dan hal tersebut berbeda dengan sebelumnya yang hanya mewajibkan setiap pejabat saja yang wajib melaporkan kekayaannya.


Kepala Badan Kepegawaian Pelatihan dan Pendidikan Kabupaten Bogor Dadang Irfan mengatakan, bahwa dirinya telah memberitahukan kepada setiap Aparatur Sipil Negara (ASN) yang ada di Kabupaten Bogor agar segera melaporkan hasik kekayaannya.

 "Kita sudah sosliasisasikan kepada setiap PNS untuk melaporkan hasil kekayaannya, karena ini adalah intruksi dari pemerintah pusat," ujarnya kepada Transbogor.co Selasa (13/10/2015)


Selanjutnya ia menerangkan dalam LHKASN ini mulai dari pejabat eselon 3,4, dan 5. Dan menurutnya di Kabupaten Bogor ini ada sekitar 1.400 PNS dari jumlah total PNS sekitar 20 ribua PNS. "Kalau eselon 1 dan 2, sudah pasti melakukan LHKPN, dan LHKASN ini untuk para PNS mulai dari eselon 3,4,dan 5. Hal ini dilakukan untuk mencegahnya tindak pidana korupsi dikalangan PNS atau dipemerintah," terangnya.


Menurut dia, LHKASN tersebut meliputi daftar seluruh kekayaan ASN beserta pasangan, dan anak yang masih menjadi tanggungan. Kemudian dituangkan dalam formulir LHKASN yang telah ditetapkan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi. “Jadi, kalau punya anak berusia 30 tahun tetapi masih tinggal bersama kita, wajib dimasukkan dalam LHKASN, dan jika punya anak berusia 20 tahun tetapi sudah tidak tinggal dengan kita, tidak perlu dimasukkan,” katanya.


Dadang juga menambahkan, LHKASN nantinya disampaikan kepada pimpinan instansi masing-masing melalui Aparat Pengawasan Internal Pemerintah (APIP). "Kita hanya mendata saja, untuk tindak lanjutnya nanti ada di inspektorat," tambahnya.(Rifan/Rief)

.