Turap Rawan Ambruk Diprotes Warga

©transbogor
TURAP : Inilah turap yang tengah dikerjakan di Kp Muara, Pasirjaya, Bogor Barat, Kota Bogor.

Transbogor- Pembangunan turap sepanjang 20 meter di Kampung Muara, RT 4, RW 9, Kelurahan Pasir Jaya, Kecamatan Bogor Barat, Kota Bogor diprotes warga setempat. Pernyataan keberatan itu disampaikan salah seorang tokoh pemuda, Ukar Sukatma.

“Pembangunan turap penahan longsor ini jaraknya sangat dekat dengan rumah warga. Yang jadi soal, pembuatan turap tersebut tidak menggunakan pondasi yang dalam. Jadi, kami khawatir turap itu berpotensi ambruk,” tukas Ukar kepada Transbogor, Kamis (15/10/2015).

Rasa was-was warga disebutnya sangat beralasan. Sebab, beberapa waktu sebelumnya, masih di lokasi tempat tinggalnya, diketahui ada korban jiwa yang tertimpa reruntuhan turap.

“Kami mendesak Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) Pemkot Bogor segera turun tangan. Paling tidak kami ingin kepastian, konstruksi turap tersebut tidak rawan ambruk,” tandasnya.

Informasi yang dihimpun Transbogor, pelaksana pembangunan turap tersebut CV Satria Lestari Graha. Pekerjaan tanggul penahan longsor tersebut dibangun dengan ketinggian 5 meter dengan tebal 40 cm. Saat ini, pekerjaan baru dilakukan lebih kurang 30 persen.

Supervisi pekerja CV SLG saat dimintai pendapatnya, menolak berkomentar.

“Saya tidak mau berkomentar kalau soal pekerjaan,” tukas pengawas pengerjaan turap yang menolak menyebutkan jatidirinya. (sep/ek)

.