Awas!, Rentenir Berkedok Koperasi Gentayangan

©net
ilustrasi

Transbogor.co- Layanan jasa bank keliling berkedok koperasi makin marak di Kota Bogor. Bermoto pinjaman cepat, dengan bunga 20 hingga 30 persen, belakangan makin digandrungi warga masyarakat yang sulit mendapatkan layanan perbankan.

“Saat ini memang banyak yang tergantung bank keliling. Saya sendiri menggunakan jasa bank keliling dari salah satu koperasi karena tanpa jaminan dan cepat cair, walaupun bunganya terbilang tinggi,” tukas Ny Lusi Rosyanti (35), warga Tanahbaru, Kecamatan Bogor Utara, Kota Bogor saat ditemui Transbogor, Sabtu (17/10/2015).

Ibu rumah tangga yang membuka usaha kios telur itu mengakui bunganya sangat tinggi. Namun, karena tidak ada pilihan, koperasi yang menawarkan pinjaman uang itu pun akhirnya menjadi ‘mitra usaha’.

“Saya pinjam Rp2 juta untuk usaha. Saat cair saya hanya menerima Rp1.8 juta. Waktu mengembalikan saya harus bayar Rp2.6 juta. Yah, mau gimana lagi. Pinjam ke bank kan sangat sulit, birokrasinya rumit dan perlu ada jaminan,” tuturnya.

Terpisah, Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Kota Bogor, Hidayat Yudha saat dikonfirmasi mengenai keberadaan bank keliling berkedok koperasi, mengaku tidak mengetahui.  Dia juga mengatakan, dinas yang dipimpinnya saat ini tidak memiliki data koperasi yang ada di Kota Bogor.

“Saya tidak tahu kalau ada bank keliling berkedok koperasi. Dinas Koperasi dan UMKM Kota Bogor sendiri tidak memiliki data koperasi yang saat ini masih beroperasi. Karena, kita kini tengah melakukan pendataan bekerjasama dengan pihak independen,” singkatnya. (sep/ek)

.