LSM Rumpin Protes Jalan Cap 'KW2'

  ©suhanda
ASAL JADI : Perbaikan jalan di Rumpin dituding dikerjakan asal jadi, lantaran diketahui kualitasnya tidak tahan lama.

Transbogor.co-  Pekerjaan perawatan tambal sulam yang dilakukan Unit Pelaksana Teknis (UPT) Jalan dan Jembatan ( Jajem) wilayah Leuwiliang amburadul. Tudingan tersebut dilontarkan sejumlah tokoh masyarakat Kecamatan Rumpin Kabupaten Bogor dan LSM Masyarakat Peduli Lingkungan (MPL).

Ketua LSM-MPL Kecamatan Rumpin Eka Wahyudi mengatakan, pihaknya menemukan kejanggalan penggunaan aspal untuk tambal sulam dinilai tidak memenuhi standar.

"Ya sama saja bohong, beberapa hari jalan ditambal sudah rusak kembali,“ cetus Eka saat ditemui Transbogor, Senin ( 19/10/2015)

Dia menambahkan, penilaiannya bukan tanpa dasar. Bukan saja pihaknya, kata Eka, tapi masyarakat setempat menurutnya juga bakal berpendapat sama. Menurutnya, perawatan tambal sulam  di Jalan Prada Samlawi  hingga Jalan Panala Desa Kampung Sawah, Kecamatan Rumpin, belum lama dikerjakan, kini sudah rusak kembali.

"Ya sama saja bohong itu kan cuma buang-buang anggaran saja,“ tukanya.

Eka menambahkan, seharusnya Jalan Prada Samlawi  hingga Jalan Panala Desa dilakukan dengan cara betonisasi.

"Jadi, bukan dilakukan tambal sulam. Karena, jalan tersebut kerap dilintasi kendaraan bertonase tinggi," tuntasnya. (nda/ek)

.