Biaya Nikah Mahal,Warga Kemang Pilih Nikah Sirih ?

©net
ilustrasi

Transbogor.co-  Mahalnya tarif Biaya nikah di kantor Urusan Agama,Hampir sebagian warga Kecamatan Kemang,Kabupaten Bogor banyak yang malakukan praktik nikah Sirih.

Menurut Kepala KUA Kecamatan Kemang, Roby Samsi, Kepada Transbogor.co mengatakan angka pernikahan di KUA Kemang ditahun 2015 mengalami penurunan mencapai 20 persen, hal tersebut terjadi akibat masih banyaknya masyarakat yang menduga biaya nikah mahal.

“Alasan biaya nikah mahal, wargapun banyak yang terpaksa hanya menikah sirih, padahal saat ini sesuai peraturan pemerintah (PP) nomor 48 tahun 2014 tentang biaya pernikahan hanya dikenakan tarif sebesar Rp.600 ribu tarif itu diberlakukan untuk diluar kantor seperti di rumah atau di dalam gedung," kata Roby.

Sedangkan, masih dia, kalau melakukan pernikahan diwaktu jam kerja atau melaksanakan pernikahannya di KUA tidak dikenakan biaya. “Nikah di KUA Gratis, kalau itu saat jam kerja,” Beber dia

Mencegah terjadinya nikah sirih secara meluas, pihaknyapun memberikan kelonggaran tarif biaya nikah bagi warga yang kurang mampu. “Saat ini aja diwilayah Kemang banyak yang menikah sirih, dengan melakukan pencegahan tersebut kitapun sengaja menggratiskan biaya nikah dirumah maupun di KUA agar warga bisa menikah resmi sesuai agama dan negara,” Pungkas dia. (Nda/Rief)

.