Putusan MA, Jadi 'Petaka' Bagi PPP Bogor?

©net
ilustrasi

Transbogor.co- Keputusan Mahkamah Agung (MA) yang memenangkan Partai Persatuan Pembangunan (PPP) kubu Djan Faridz, terkesan menjadi petaka bagi bagi sejumlah politisi di Kabupaten Bogor yang berporos pada Romaruhroziy (Romi). Betapa tidak, pasalnya sejak konflik internal partai berlambang Kabah ini tercipta, DPC PPP Kabupaten Bogor lebih berpihak pada kubu Romi.     

Sejumlah anggota DPRD Kabupaten Bogor, partai berlambang Ka'bah ini saat ditanya media online ini memilih tutup mulut, menolak memberikan statemen.

Bahkan, Ketua DPW Jawa.Barat, Ade Munawaroh Yasin (AMY) yang juga wakil ketua DPRD Kabupaten Bogor, tak memberi jawaban saat coba dikonfirmasi Transbogor melalui pesan singkatnya.

Terpisah, anggota DPRD lainnya dari partai berlambang Ka'bah, Junaedi Syamsudin hanya menjawab singkat.

"Belum ada arahan apa-apa jadi maaf no coment dulu," paparnya.

Sementara itu, dilain pihak Ketua DPD Partai Partai Golkar Kabupaten Bogor, Ade Ruhandi mengatakan, menyambut positif keputusan Mahkamah Agung yang memenangkan kubu Abu Rizal Bakri.

"Kalau kita anggap ini kabar gembira," jawabnya.

Namun, pria yang akrab disapa Ade Jaro ini enggan memberikan komentar lebih detail dengan alasan harus 'mengawal' Wakil Gubernur untuk pemasangan portal di wilayah Rumpin.

"Intinya gini, dengan situasi kemarin, banyak waktu yang terbuang. Sekarang kita akan fokus pada kepentingan masyarakat,” tuntasnya. (rifan/ek) 

.