Identitas Mayat Siswi SMP Masih Misterius

©net
ilustrasi

Transbogor.co-Identitas mayat siswi SMP yang ditemukan tewas di tengah hutan area Perhutani Petak 17a, RPH Tenjo, Desa Pangaur, Kecamatan Jasinga, Kabupaten Bogor, Jumat (23/10/2015), hingga berita ini ditulis pukul Sabtu (24/10/2015), pukul 02.30 WIB, masih misterius. Keterangan Kanit Reskrim Polsek Jasinga, Ipda Hernawan, belum ada warga yang melapor kehilangan anggota keluargnya. Polisi pun masih melakukan upaya mengetahui identitas dari korban.

"Sampai saat ini belum diketahui identitas mayat tersebut. Juga belum ada laporan dari masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarganya," tukasnya melalui sambungan telepon kepada Transbogor,Sabtu (24/10/15).

Terkait apa penyebab kematian korban, sambung Hernawan, juga belum bisa dipastikan karena masih menunggu hasil otopsi.

"Jenazah masih berada di Rumah Sakit Kramat Jati belum ada laporan hasil autopsi," tuturnya.

Sebelumnya, Desa Panggaur, Kecamatan Jasinga, Kabupaten Bogor, pada Jumat (23/10/2015) pagi digemparkan penemuan sosok mayat perempuan menggunakan seragam SMP. Mayat perempuan usia 14 tahun dengan tinggi 155 sentimeter ini ditemukan tanpa identitas dalam kondisi tanpa pakaian dan hanya menggunakan bra serta rok biru di tengah hutan milik Perhutani Petak 17 A, RPH Tenjo. Polisi saat ini tengah menelusuri identitas mayat misterius dan menunggu hasil otopsi.

“Korban ditemukan pertama kali oleh Haris, 60 tahun, warga Kampung Pabuaran, Desa Batok, Kecamatan Parungpanjang, Kabupaten Bogor, sekitar pukul 08.00 WIB. Saat ditemukan, korban tergeletak dalam posisi terlentang di dalam hutan dengan kondisi luka parah akibat benturan benda tumpul di kepala,” tukas Kepala Satuan Reserse Kriminal (Kasat Reskrim) Polres Bogor Ajun Komisaris Auliya R Djabar kepada Tempo, Jumat petang, (23/10/2015).

Ada dua luka parah di kepala korban yang diduga menjadi penyebab kematiannya. Setelah dilakukan olah TKP, jenazah siswi SMP tersebut langsung dibawa ke Rumah Sakit Keramat Jati, Jakarta Timur. (nda/ek) 

.