DPKBD Belum Bisa Tentukan Lokasi Hotel PT Sayaga Wisata

©net
ilustrasi

Transbogor.co- Kepala Dinas Pengelolaan Keuangan dan Barang Daerah (DPKBD) Kabupaten Bogor, Rustandi mengaku belum bisa menentukan lokasi yang akan diserahkan kepada PT Sayaga Wisata untuk pembangunan hotel. Alasannya, rencana ini masih dibahas di DPRD Kabupaten Bogor.

"Kalau masalah itu (pembangunan hotel PT Sayaga-red), kami hanya menunggu saja kesepakatan antara PT Sayaga Wisata dan DPRD. Kalau memang sudah disepakati rencana membangun hotel tersebut, baru kami menunggu permohonan dari BUMD tersebut, dan itu pun harus diliat tata ruangnya,” ujar Rustandi kepada Transbogor, Sabtu (24/10/2015).

Soal lahan sendiri, Rustandi menuturkan, memang ada beberapa aset milik Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor di Jalan Raya Tegar Beriman. Namun, kesemuanya itu sudah ditetapkan peruntukannya. Seperti lahan di depan DPD PKS yang sudah menjadi milik PT Prayoga Pertambangan Energi (PPE) dan lainnya.

Kendati begitu, kata Rustandji, jika DPRD sepakat dengan rencana pembangunan hotel yang digagas PT Sayaga Wisata, penetapan lahan itu bisa dirubah, karena hingga saat ini meski sudah ditetapkan tapi belum dibangun oleh pihak-pihak yang memohon.

“Dan sampai saat ini belum ada permohonan dari PT Sayaga Wisata, karena ketuk palunya di legislatif,” tandasnya.

Sementara itu, anggota pansus penyertaan modal DPRD Kabupaten Bogor, Hendrayana mengatakan, alotnya pembahasan soal rencana ini dikarenakan baru sekarang perusahaan plat merah ini berencana membangun hotel. Untuk itu butuh kajian yang dalam sehingga pada akhirnya rencana PT Sayaga berjalan dengan baik, pemilik saham yakni Pemda Bogor mendapat kontribusi sebagai penyumbang PAD, sesuai tujuan awal.

“Tujuannya dibentuk PT Sayaga Wisata ini kan bisa memberikan kontribusi PAD kepada Pemda, memang tidak dengan waktu cepat, namun jika setiap rencana disiapkan dengan matang, tentunya resikonya akan lebih kecil,” ungkap politisi dariPartai Hanura ini. (rifan/ek)

.