Tempat Kongkow Cabe-cabean dan Jual Miras, THM Club 31 Ditutup Bima Arya

©transbogor
SIDAK : Walikota Bima Arya dan Ketua DPRD Kota Bogor Untung Maryono saat sidak ke THM Club 31, di Perumahan BNR, Minggu 25/10/2015) dinihari.

Transbogor.co- Diketahui tak berizin, Club 31 yang berlokasi di Bogor Nirwana Residence (BNR), Bogor Selatan, Kota Bogor ditutup Walikota Bogor, Bima Arya Sugiarto. Tempat Hiburan Malam (THM) yang ditengarai menjual minuman keras beralkohol tinggi dan jadi lokasi kongkow pada wanita penghibur ABG atau yang populer dengan sebutan cabe-cabean ini, nekat beroperasi meski belum mengantongi izin. Bisa ditebak, THM ini pun mangkir membayar pajak daerah.

Saat melakukan sidak di diskotek, Bima Arya didampingi Kasatpol PP Kota Bogor, Eko Prabowo, langsung menaiki podium DJ dan mengambil pengeras suara. Walikota Bogor pun langsung membubarkan pengunjung.

"Tempat hiburan ini, malam ini ditutup karena izinnya tidak ada. Sekarang, semua diminta keluar dengan tertib," kata Eko Prabowo, Minggu (25/10/2015).

Di tempat yang sama, Bima Arya mengatakan bahwa, diskotek dan karaoke di tempat tersebut tidak memiliki izin.

"Karena tidak ada izin alias bodong. Harus ditutup," kata Bima.

Penutupan THM tak berizin ini juga didukung Ketua DPRD Kota Bogor, Untung Maryono, yang saat sidak ikut bersama Walikota Bogor. Kepada Transbogor, ia mengatakan, keberadaan THM dinilai lebih banyak mendatangkan mudarat karena kerap menyediakan wanita penghibur dan minuman keras. Untung menambahkan, soal jam operasional THM juga harus dibatasi agar tidak menimbulkan dampak negataif pada masyarakat.   

“Pembatasan waktu operasional THM idealnya hingga pukul 24.00 WIB. Karena, sejumlah daerah di Jawa Barat sudah mengadopsi aturan ini. Saya imbau agar semua unsur muspida juga melakukan pengawasan,” ujarnya. (sep/ek) 

.