Milan Menang Dramatis Kontra Sassuolo

©net

Transbogor.co – Anak asuh Sinisa Mihajlovic, AC Milan berhasil meraih poin penuh di San Siro kala menjamu Sassuolo, Minggu (25/10/2015) malam. Rossoneri terlihat nyaman dengan menempatkan Cerci dan Bacca sebagai Goal Poacher dan menyulap Bonaventura menjadi striker untuk mendampingi keduanya.

Kiper muda asal italia yang masih berusia 16 tahun 8 bulan menjalani debut pada kompetisi Serie A. Donnarumma menjadi kiper termuda sepanjang sejarah yang tampil di Serie A.

Pada awal-awal pertandingan, Donnarumma jarang mendapat serangan berarti dari tim tamu. AC Milan bahkan sudah unggul ketika laga berjalan 31 menit.

Carlos Bacca dijatuhkan kiper Andrea Consigli di dalam kotak penalti. Wasit Gianluca Rocchi tanpa ampun menunjuk titik putih dan memberikan kartu merah untuk Consigli.

Kartu merah yang diterima Consigli membuat pelatih Sassuolo, Eusebio Di Francesco, menarik satu penyerang, Antonio Floro Flores, untuk diganti kiper cadangan Gianluca Pegolo.

Namun, Pegola gagal menjalankan tugas untuk menghentikan penalti Bacca. Sepakan 12 pas Bacca menggetarkan jala Sassuolo, sekaligus membuka keunggulan Milan pada babak pertama.

Memasuki babak kedua, tepatnya menit ke-53, Sassuolo membuat kejutan. Meski bermain dengan sepuluh pemain, Sassuolo berhasil menyamakan skor melalui gol Domenico Berardi.

Namun nahas, Sassuolo gagal menjaga skor tetap imbang. Pada menit ke-86, Milan kembali mencetak gol lewat sundulan Luiz Adriano. Pertandingan pun berakhir 2-1 untuk kemenangan I Rossoneri.

Dengan kemenangan ini, Milan naik ke peringkat ke-10 Serie A dengan 13 poin. Adapun Sassuolo berada di urutan kelima dengan 15 poin dari sembilan pertandingan.

Sementara itu Arsitek AC Milan, Sinisa Mihajlovic mengaku anak asuhnya layak menang dalam laga kandang kontra Sassuolo. Ia juga mengatakan besutannya itu menggunakan taktik serta formasi yang baru, alhasil Montolivo dkk bermain apik dan sukses meraih tiga poin.

“Bacca, Cerci dan Bonaventura dijadikan trisula dari formasi 4-3-3, biasanya hanya dua striker di depan sebagai juru gedor, tapi dengan tiga pemain depan Milan cukup apik, Montolivo dan kawan-kawan berhasil menang,” beber Mihajlovic seperti dirilis di beberapa media online. (blc/er)

 

.