Hanyut Terbawa Arus Cisadane, Andri Ditemukan Tewas

©net
Rumah Duka : Jenazah Andri Saat Akan Disemayamkan

Transbogor.co – Hati-hati ketika anda berada di tepi sungai. Kendati arus sedang mengalir damai bisa saja tiba-tiba banjir bandang melanda dan menyapu siapa saja yang ada di bibir bahkan di tengah sungai. Nasib tersebut dialami Andri, siswa pelajar kelas VIII Mts Aliti Adiyah, di kampung Kuripan, RT 01/ RW 06 Desa Kuripan, Kecamatan Ciseeng, Kabupaten Bogor.

Menurut keterangan saksi bocah malang itu hanyut terbawa arus sesaat setelah mencucui sepeda motornya di tepi sungai Cisadane, Minggu (25/10/2015) petang. Pada saat itu ia dan empat rekannya yakni Febri,Sofyan,Sigit dan Riski berniat untuk mandi di aliran sungai yang dianggapnya aman.

Saksi mengatakan, ia terpeleset saat dan sesaat itu juga tiba-tiba arus air kali Cisadane kencang. Andri hilang terbawa arus, empat rekannya tak bisa berbuat banyak.

Di lain pihak, Kanit Reskrim Polsek Parung, Budi Santoso membenarkan korban terbawa hanyut arus sungai kali Cisadane. Petugas lalu melakukan pencarian dan alhasil setelah seharian jasal Andri ditemukan tersangkut di sebuah batu karang dan sudah tak bernyawa.

“Setelah beberapa jam pencarian, ia (andri-red) ditemukan tersangkut di sebuah batu dan langsung dibawa ke rumah duka,” kata Budi.  ( Nda/er)

 

.