Malu Dituding Tidak Berkeringat, Ketum PAN Tarik Ucapan Incar Kursi Menteri

©net
PAN : Jajaran petinggi Partai Amanat Nasional (PAN)

Transbogor.co- Setelah sebelumnya mengatakan sudah menyodorkan 5 nama calon menteri ke Presiden Joko Widodo, Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifli Hasan akhirnya menarik kembali ucapannya. Seperti sadar mengundang kecemburuan partai pengusung dan terkesan gerah disebut tidak berkeringat dalam pilpres, Zulkifli Hasan mengklarifikasi pernah memberikan lima nama kadernya ke Presiden Jokowi.

"Saya itu heran ya, soal reshuffle simpang siur, kan saya ketumnya, dan PAN usulkan lima menteri itu enggak ada," ujar Zulkifli di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (26/10/2015).

Ketua MPR itu menambahkan, kalau dirinya tahu aturan, sehingga tidak mungkin mengajukan nama ke Presiden Jokowi. "Saya ini kan ketua MPR tahu aturan. Itu haknya presiden, terus terang saya bergabung ke pemerintahan itu (red.tidak mengharapkan sesuatu)," imbuhnya.

Meski begitu, Zulkifli menyatakan, jika Jokowi melirik PAN, partainya siap menyediakan kader untuk menduduki jabatan di Kabinet Kerja. "Kalau diminta PAN siapa saja siap, untuk NKRI. Jika besok reshuffle, jika diminta PAN siap," pungkasnya.

Sebelumnya, Wakil Ketua Umum PAN Totok Daryanto mengatakan, partainya telah menyodorkan lima nama calon menteri kepada Presiden Jokowi. Totok memastikan kelima nama itu dapat membantu Jokowi-JK dalam menjalankan pemerintahannya.

Sementara, politisi PAN Muslim Ayub memastikan, lima kader PAN yang disodorkan itu atas permintaan langsung Presiden Jokowi. Informasi yang beredar, lima nama tersebut adalah Didik Rachbini, Asman Abnur, Taufik Kurniawan, Hanafi Rais, dan Eddy Soeparno. Sedangkan, Walikota Bogor Bima Aria Sugiarto yang namanya disebut-sebut menguat sebagai calon menteri, ternyata tidak jadi diajukan partainya sendiri. (ok/ek)

.